Banjarnegara (Humas) — Satu kisah penuh makna hadir di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, saat sepasang calon pengantin janda dan duda mengikuti bimbingan catin mandiri yang diberi tajuk “Love Reborn: Dari Luka Menjadi Berkah.” (13/11/2025)
Kegiatan istimewa ini dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Purwanegara, Anugrah Windu Setianingsih.
Dengan pendekatan hangat dan penuh empati, bimbingan ini menjadi ruang refleksi bagi kedua calon pengantin yang pernah 13 tahun berumah tangga sebelumnya untuk calon pengantin wanita dan 3 tahun untuk calon pengnatin laki-laki, yang mereka berniat untuk menata kembali hati dan menyiapkan diri menyongsong kehidupan rumah tangga yang lebih baik.
Melalui tema Love Reborn, catin diajak memahami bahwa cinta sejati tidak berhenti di masa lalu, melainkan lahir kembali dari luka, tumbuh dengan hikmah, dan berbuah berkah.
“Setiap luka yang diterima bukan untuk disesali, tapi menjadi jalan menuju kedewasaan dan kebahagiaan baru,” tutur Anugrah Windu dalam sesi motivasi spiritualnya.
Bimbingan berlangsung penuh kekhusyukan dan keakraban, membahas pentingnya niat yang lurus, kesiapan emosional, dan komunikasi yang sehat dalam membangun keluarga sakinah.
Bimbingan perkawinanan juga dihadiri oleh wali catin, sehingga suasana bimbingan terasa hidup dan menyentuh hati, menghadirkan semangat baru untuk menjemput masa depan dengan cinta yang lebih matang.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa KUA Purwanegara senantiasa hadir mendampingi setiap langkah masyarakat, termasuk mereka yang berani bangkit dan kembali membuka hati, menjadikan luka masa lalu sebagai berkah perjalanan cinta yang baru.
(aws/ azd)







