Sinergi Penyuluh Agama Islam dan PKH: Tanamkan Nilai Islami dalam Mendidik Anak di Desa Karangnangka

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan dan pengasuhan anak sesuai ajaran Islam, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pagentan, Alfiana Nurhidayah, bersinergi dengan Pendamping PKH Desa Karangnangka, Gatot Aribowo, menyelenggarakan kegiatan kepenyuluhan bertema “Mendidik Anak dalam Pandangan Islam” pada Selasa (12/11/2025)  pukul 09.00 WIB bertempat di Balai Desa Karangnangka.

Kegiatan ini dihadiri oleh para ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang antusias menyimak materi terkait pentingnya pola asuh Islami dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Alfiana Nurhidayah dalam penyuluhannya menyampaikan bahwa peran orang tua, terutama ibu, sangat vital dalam membentuk akhlak anak. “Mendidik anak bukan hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai agama dan keteladanan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Alfiana. Ia juga menjelaskan bahwa Rasulullah saw., telah memberikan contoh nyata bagaimana mendidik anak dengan penuh kasih sayang, doa, dan pendidikan moral. Para peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya membiasakan anak dengan shalat, adab makan, berkata jujur, serta menjauhi kekerasan dalam rumah tangga.

Sementara itu, Gatot Aribowo, sebagai pendamping PKH, menyambut baik kegiatan ini karena dinilai sangat bermanfaat bagi keluarga penerima manfaat. “Sinergi antara PKH dan penyuluh agama sangat penting, karena pengasuhan yang baik tidak hanya soal ekonomi, tapi juga menyentuh aspek spiritual dan akhlak anak,” ungkap Gatot.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Para peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam mendidik anak mereka masing-masing. Beberapa peserta juga mengungkapkan rasa syukur atas materi yang disampaikan karena membuka wawasan mereka tentang pentingnya pengasuhan dalam Islam.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Karangnangka, khususnya para orang tua, semakin sadar akan pentingnya mendidik anak dengan pendekatan agama, sehingga dapat melahirkan generasi yang shaleh dan berakhlakul karimah. 

(an/ azd)

Skip to content