Wujudkan Masa Depan Cerah dengan Pendidikan Tinggi Tolak Perkawinan Dini Digaungkan PAIF KUA Purwanegara

Banjarnegara (Humas) – Posyandu Remaja Desa Kali Pelus pada Jumat (14/11/2025), menjadi ruang edukasi penting bagi para remaja dengan hadirnya Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Purwanegara, Imam Sarifudin, yang menyampaikan materi tentang urgensi mencegah perkawinan dini melalui pendidikan tinggi.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh puluhan remaja desa yang antusias mendengarkan pemaparan mengenai dampak negatif perkawinan dini, baik dalam aspek kesehatan, psikologis, maupun sosial. Imam Sarifudin menekankan bahwa remaja merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan untuk masa depan yang lebih baik, salah satunya dengan menempuh pendidikan setinggi mungkin.

“Perkawinan dini bukan hanya menghambat cita-cita, tapi juga dapat menimbulkan berbagai risiko yang seharusnya bisa dihindari. Remaja harus berani bermimpi besar, menyelesaikan pendidikan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi berkualitas,” ujarnya dalam sesi penyuluhan.

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya pernikahan dini, penyuluhan juga mengajak para remaja untuk memperkuat motivasi belajar, mengembangkan potensi diri, serta membangun pergaulan sehat yang mendorong mereka fokus pada pendidikan. Para peserta juga diajak berdiskusi seputar hambatan-hambatan yang sering mendorong remaja menikah dini dan cara mengatasinya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari kader Posyandu Remaja dan pemerintah desa karena dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat. Penyuluhan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi remaja Desa Kali Pelus yang lebih cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, PAIF KUA Purwanegara kembali menegaskan komitmennya dalam membina remaja agar mampu mewujudkan masa depan cerah tanpa perkawinan dini, dengan menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan diri.

Skip to content