Mahasiswa UNS Lakukan Pengambilan Data di MTs Negeri 1 Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – Kegiatan penelitian kembali mewarnai aktivitas akademik di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Pada Kamis (13/11), lapangan indoor Madtsansa menjadi lokasi pelaksanaan pengambilan data oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Penelitian ini merupakan bagian dari penyusunan skripsi mahasiswa Fakultas Keolahragaan UNS, Bagus Rizqi Mubarok, yang tengah melakukan studi identifikasi bakat olahraga menggunakan metode Sport Search pada siswa-siswi kelas VII MTs se-Kabupaten Banjarnegara.

Dalam pelaksanaannya di MTs Negeri 1 Banjarnegara, objek penelitian difokuskan pada siswa kelas khusus olahraga, yakni kelas 7D dan 7E. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang dengan melibatkan sejumlah instrumen pengukuran kemampuan fisik, seperti kecepatan, kelincahan, kekuatan, serta koordinasi. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahap tes yang dipandu langsung oleh Bagus bersama tim pendamping dari fakultas.

Wakil Kepala Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UNS di lingkungan Madtsansa. Menurutnya, kegiatan penelitian seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir, tetapi juga bagi lembaga pendidikan yang menjadi tempat penelitian.

“Kami sangat terbuka terhadap kegiatan penelitian dari perguruan tinggi, terlebih yang memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi siswa. Kelas khusus olahraga Madtsansa memang kami siapkan untuk menampung dan mengembangkan bakat siswa di bidang olahraga. Dengan adanya penelitian ini, kami harap dapat diketahui potensi mereka secara lebih ilmiah dan terukur,” ujar Hj. Yuniyati.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sekaligus wali kelas 7D, H. Nurwachidin Supriyatno, turut mendampingi pelaksanaan pengambilan data. Ia menilai metode Sport Search yang diterapkan mahasiswa UNS sangat relevan untuk membantu sekolah dalam mengidentifikasi potensi unggul di bidang olahraga sejak dini.

 “Metode ini cukup menarik karena menggabungkan berbagai aspek kemampuan fisik siswa. Dari hasil pengukuran nanti, kita bisa mengetahui kecenderungan atau bakat siswa terhadap cabang olahraga tertentu. Ini tentu bermanfaat bagi kami untuk mengarahkan pembinaan yang lebih tepat,” ungkap Nurwachidin.

Sementara itu, wali kelas 7E sekaligus pelatih Tapak Suci Madtsansa, Pratiwi Indah Pangesti, juga menilai kegiatan ini memberikan semangat baru bagi para siswa. Menurutnya, penelitian ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenali potensi diri serta menumbuhkan motivasi dalam berlatih.

 “Anak-anak sangat antusias karena mereka merasa dilibatkan dalam kegiatan yang bernuansa ilmiah dan olahraga sekaligus. Ini bagus untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Sebagai pelatih Tapak Suci, saya berharap hasil penelitian ini bisa menjadi dasar dalam menyeleksi bibit unggul untuk kegiatan keolahragaan di sekolah,” tutur Pratiwi.

Mahasiswa UNS, Bagus Rizqi Mubarok, menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan bagian dari skripsinya dengan judul “Studi Identifikasi Bakat Olahraga dengan Metode Sport Search pada Siswa-Siswi Kelas VII MTs Negeri se-Kabupaten Banjarnegara Tahun Ajaran 2025/2026.” Ia menegaskan bahwa tujuan utama penelitian ini adalah membantu sekolah-sekolah dalam mengidentifikasi potensi olahraga siswa sejak usia dini.

“Kami ingin mengetahui sejauh mana potensi siswa dalam berbagai aspek kebugaran jasmani, sehingga sekolah dapat memiliki data dasar untuk pembinaan olahraga yang lebih terarah. MTs Negeri 1 Banjarnegara menjadi salah satu lokasi yang kami pilih karena memiliki kelas khusus olahraga dengan pembinaan yang cukup baik,” ujar Bagus.

Kegiatan penelitian berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pihak sekolah, para guru, dan siswa. Setelah pengambilan data selesai, Bagus menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Madtsansa atas kerja sama dan sambutan hangat yang diberikan. Ia berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pengembangan olahraga di tingkat pelajar, khususnya di Kabupaten Banjarnegara.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung sinergi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Selain memberikan ruang bagi mahasiswa untuk meneliti, sekolah juga memperoleh manfaat berupa informasi ilmiah yang dapat dijadikan dasar pembinaan olahraga siswa secara berkelanjutan. (Lin/La)

Skip to content