Banjarnegara – Pembelajaran Matematika di kelas 1C MIFABARA pada hari ini berlangsung sangat kreatif dan menyenangkan. Dengan tema “Membuat Produk dari Bangun Datar”, kegiatan pembelajaran yang berlangsung pukul 09.15–10.15 WIB ini dipandu langsung oleh wali kelas Eti Ngarofah.(15/11)
Pada awal pembelajaran, Eti memperkenalkan berbagai macam bangun datar yang familiar bagi siswa, seperti persegi panjang, segitiga, dan lingkaran. Penjelasan dilakukan dengan contoh konkret agar lebih mudah dipahami oleh siswa kelas 1. Setelah memahami ciri-ciri bentuk, Ibu Eti menjelaskan bahwa siswa akan mempraktikkan ilmu tersebut dengan membuat produk rumah-rumahan dari bahan kardus.
Kegiatan dimulai dengan pembuatan pola bangun datar. Setiap anak menggambar pola segi panjang sebagai dinding dan segitiga sebagai atap rumah. Eti mendampingi satu per satu siswa agar garis pola yang mereka buat sesuai bentuk dasar bangun datar. Kegembiraan semakin terlihat ketika siswa mulai menggunting pola yang telah dibuat. Meskipun beberapa siswa membutuhkan bantuan, mereka tetap berusaha mandiri mengikuti garis dengan teliti.
Setelah pola selesai dipotong, siswa melanjutkan dengan merangkai potongan bangun datar tersebut. Empat potongan persegi panjang disusun menjadi dinding rumah, sementara dua segitiga ditempel sebagai atap. Dengan menggunakan lem, siswa menyusun dan menempel satu per satu bagian hingga membentuk miniatur rumah-rumahan. Suasana kelas tampak hidup, penuh percakapan, tawa, dan semangat anak-anak dalam berkarya.
Menurut Eti Ngarofah, kegiatan seperti ini selain memperkenalkan bangun datar, juga melatih kreativitas dan motorik halus siswa. “Anak-anak terlihat sangat menikmati prosesnya. Dengan membuat produk langsung, mereka lebih mudah memahami bentuk bangun datar dan fungsinya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, turut mengapresiasi pembelajaran berbasis proyek ini. “Belajar melalui pengalaman langsung membuat siswa lebih aktif dan percaya diri. Kreativitas mereka berkembang, sekaligus memperkuat konsep Matematika sejak dini,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, siswa kelas 1C semakin memahami bahwa bangun datar tidak hanya ada di buku, tetapi dapat menjadi karya nyata yang indah dan bermakna.(nas)







