Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka memperkuat pembinaan karakter remaja, MTs Muhammadiyah Kecepit dan KUA Punggelan kembali menjalin koordinasi terkait pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Pertemuan berlangsung hangat antara perwakilan KUA, Syu’bi Nurdiyanti sebagai Penyuluh Agama dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ifa Alfah Herkiyani.
Program BRUS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya. Dalam koordinasi tersebut, disepakati bahwa kegiatan akan dilaksanakan pada momen class meeting siswa di bulan Desember mendatang. Meski tanggal pasti masih menunggu konfirmasi dari pihak madrasah, semangat kolaborasi sudah terasa sejak awal.
Kegiatan BRUS direncanakan akan melibatkan seluruh siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi pembinaan akan disampaikan langsung oleh para penyuluh agama Islam dari KUA Punggelan, dengan fokus pada penguatan akhlak, spiritualitas, dan kesiapan menghadapi masa remaja.
“Kami sangat mendukung pelaksanaan BRUS ini sebagai bagian dari pembinaan akhlak dan kesiapan mental siswa menghadapi tantangan remaja,” ujar Ifa.
Program ini diharapkan menjadi wadah edukatif yang menyentuh sisi emosional dan spiritual siswa, sekaligus mempererat sinergi antara lembaga pendidikan dan keagamaan dalam membangun generasi berkualitas.
(SNi/ azd)







