Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Madukara, Mamiatik, menyampaikan pembinaan keagamaan bertema “Wanita dan Perannya” pada Sabtu (29/11/25) di Majelis Taklim Baitul Yaqin, Desa Penawangan, Kecamatan Madukara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Mamiatik menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Ia menyebut bahwa kualitas sebuah keluarga sangat ditentukan oleh keteladanan dan ilmu yang dimiliki seorang ibu.
“Wanita adalah penopang peradaban. Dari tangan merekalah lahir generasi yang kuat akhlaknya. Karena itu, perempuan harus terus meningkatkan kualitas diri agar mampu memberi warna kebaikan di lingkungannya,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong para jamaah untuk lebih percaya diri dalam menjalankan peran sosialnya, baik sebagai pendidik, penggerak masyarakat, maupun penjaga nilai-nilai moral di dalam keluarga.
“Setiap perempuan memiliki potensi besar. Ketika ia berilmu dan berperan aktif, keluarganya akan merasakan keberkahannya,” tambahnya.
Kepala KUA Madukara, Muhamad Ngunwan, memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan pembinaan tersebut. Ia menilai bahwa majelis taklim memiliki peran penting dalam pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput.
“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini. Penguatan peran wanita adalah langkah strategis untuk membangun keluarga yang kokoh dan masyarakat yang berakhlak. Semoga pembinaan ini terus berkelanjutan dan memberikan manfaat luas,” ungkapnya.
Kegiatan yang dihadiri puluhan jamaah ini berlangsung hangat dan interaktif. Dengan hadirnya penyuluhan rutin di berbagai majelis taklim, perempuan di Desa Penawangan diharapkan semakin memahami perannya serta mampu menjadi penggerak kebaikan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
(mt/ azd)







