Bangun Mental Tangguh: Penyuluh Madukara Ajak Jamaah MT At-Taqwa untuk “Berperan, Jangan Baperan”

Banjarnegara (Humas) – Upaya penguatan karakter dan peran sosial masyarakat kembali dilakukan melalui kegiatan penyuluhan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Madukara, Mamiatik, pada Minggu (30/11/25) di Majelis Taklim At-Taqwa, Desa Limbangan, Kecamatan Madukara. Kegiatan ini mengangkat tema unik dan relevan, yakni “Yuk Berperan, Jangan Baperan”, yang mendapat sambutan hangat dari jamaah.

Dalam penyampaiannya, Mamiatik menekankan pentingnya membangun mental tangguh dan tidak mudah tersinggung dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, banyak persoalan sosial muncul karena seseorang terlalu larut dalam perasaan sehingga lupa menjalankan peran kebaikan di lingkungannya.
“Setiap orang punya peran yang harus dijalankan. Jangan sampai kita sibuk dengan perasaan tersinggung hingga lupa menjadi pribadi yang bermanfaat. Islam mengajarkan keseimbangan antara hati yang lembut dan akhlak yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk lebih aktif berkontribusi dalam kegiatan positif, baik di keluarga maupun di masyarakat. Sikap mudah baper, menurutnya, dapat menghambat komunikasi dan kerja sama yang sebenarnya sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jika kita fokus pada peran, bukan pada rasa sakit hati, maka hubungan akan lebih harmonis dan hidup menjadi lebih ringan,” tambahnya.

Kepala KUA Madukara, Muhamad Ngunwan, memberikan apresiasi penuh atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan sosial saat ini.
“Penyuluhan ini memberikan pesan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Masyarakat perlu diarahkan untuk lebih kuat secara mental dan aktif berperan dalam kebaikan. Kami sangat mendukung kegiatan pembinaan seperti ini,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif ini diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih bijaksana, tidak mudah tersinggung, serta semakin siap berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Melalui penyuluhan berkelanjutan, KUA Madukara terus mendorong hadirnya masyarakat yang berkarakter kuat dan berdaya. 

(mt/ azd)

Skip to content