Menguatkan Fondasi Keluarga, Menyiapkan Generasi Berkualitas

Banjarnegara (Humas) – Upaya serius dalam menyiapkan generasi muda yang unggul di masa depan terus digalakkan. Sebanyak 20 orang wali siswa Darul Athfal Cokroaminoto (DAC) Gumingsir mengikuti kegiatan bimbingan penyuluhan dengan antusias. Acara yang bertajuk “Menyiapkan Generasi Muda yang Berkualitas” ini diselenggarakan di MT Nurul Hidayah Gumingsir, yang juga menjadi lokasi penyelenggaraan DAC Gumingsir, pada hari Kamis (4/12/2025).

Bimbingan penyuluhan ini difasilitasi oleh M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan. Dalam paparannya, Syaiful Abidin menekankan bahwa pembentukan karakter berkualitas tidak bisa hanya diserahkan kepada institusi pendidikan, melainkan harus dimulai dan diperkuat dari unit terkecil masyarakat, yaitu lingkungan keluarga.

Menurut Syaiful, peran orang tua dalam pendidikan agama dan karakter anak merupakan fondasi utama yang akan menentukan kesiapan anak-anak menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab orang tua dalam membentuk pribadi muslim yang berkarakter dan saleh sebagai modal besar bagi masa depan bangsa dan agama.

“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam melanjutkan estafet pelaksanaan tugas-tugas keagamaan dan kebangsaan bagi generasi penerus,” ujar Syaiful Abidin. “Tanggung jawab kita adalah mendidik anak-anaknya menjadi pribadi muslim yang berkarakter dan shaleh; itulah modal utama bagi masa depan bangsa dan agama.”

Lebih lanjut, Syaiful menjelaskan bahwa penanaman nilai-nilai keislaman seperti kejujuran, disiplin, toleransi, dan kasih sayang harus dilakukan sejak dini melalui keteladanan sehari-hari. Ia berharap para wali siswa dapat menjadikan rumah sebagai madrasah pertama dan utama, tempat anak-anak mendapatkan bimbingan spiritual dan moral yang tak tergantikan.

Kepala DAC Gumingsir, Aji Nurwibowo, menyambut baik inisiatif bimbingan penyuluhan ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan sinergi yang sangat dibutuhkan antara pihak sekolah, KUA, dan wali siswa. Pendidikan formal di sekolah akan menjadi lebih optimal jika didukung oleh penguatan karakter di rumah.

“Kami di DAC Gumingsir sangat menyadari bahwa pendidikan tidak akan utuh tanpa partisipasi aktif dari orang tua. Materi yang disampaikan oleh Bapak Syaiful Abidin hari ini memberikan pencerahan dan motivasi baru bagi para wali murid untuk lebih memaksimalkan peran mereka sebagai pendidik utama,” kata Aji Nurwibowo. “Sinergi antara sekolah dan rumah adalah kunci untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang mulia.”

Para peserta bimbingan penyuluhan terlihat serius mengikuti setiap sesi. Diharapkan, ilmu dan motivasi yang didapatkan dari kegiatan ini dapat segera diaplikasikan dalam mendidik anak-anak mereka sehari-hari, sehingga tujuan untuk menyiapkan generasi muda yang berkualitas dapat benar-benar terwujud. 

(msa/ azd)

Skip to content