Penyuluh KUA Mandiraja Paparkan Tips Raih Pahala Sempurna dan Ikhlas Menuntut Ilmu

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja melaksanakan kegiatan bimbingan kepenyuluhan di Majelis Taklim Khoerotun Nisa yang berlokasi di lingkungan tempat tinggal penyuluh tersebut. Kegiatan ini mengangkat materi berjudul “Tips Agar Mendapat Pahala Sempurna di Majelis Ilmu dan Ciri-Ciri Ikhlas dalam Menuntut Ilmu.”

Dalam penyampaiannya, penyuluh Hendriyanto memberikan pemahaman kepada jamaah mengenai cara memperoleh pahala secara sempurna saat menghadiri majelis ilmu. Beberapa poin yang disampaikan antara lain meluruskan niat karena Allah Swt., datang lebih awal, menjaga adab majelis, mencatat ilmu yang disampaikan, mengamalkan ilmu setelah dipelajari, serta menyebarkan kembali ilmu yang telah didapatkan.

Selain itu, Hendriyanto juga memaparkan ciri-ciri keikhlasan dalam menuntut ilmu. Beberapa di antaranya ialah niat yang murni karena Allah, tidak memilih-milih majelis berdasarkan pengisi atau fasilitasnya, merasa ringan dan senang ketika menuntut ilmu, tetap hadir meski tidak dikenal jamaah lain, serta tidak berharap imbalan materi. Ia juga menekankan pentingnya mendengarkan dengan adab, mengamalkan ilmu tanpa pamer, dan istiqamah menghadiri majelis.

Materi disampaikan dengan bahasa yang ringan serta disertai contoh situasi sehari-hari sehingga mudah dipahami. Jamaah tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Kepala KUA Mandiraja, Musobihin, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
“Majelis taklim merupakan pilar penting dalam membentuk masyarakat yang berilmu dan berakhlak. Kegiatan seperti ini tentu sangat kami dukung dan semoga menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Penyuluh Agama Islam Mandiraja, Hendriyanto, berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat jamaah untuk terus menuntut ilmu.
“Setiap langkah menuju majelis ilmu bernilai pahala. Keikhlasan adalah kunci agar Allah memberikan keberkahan,” katanya.

Ketua Majelis Taklim Khoerotun Nisa, Sudarti, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Penyuluhan ini sangat membantu jamaah. Mereka merasa tercerahkan, khususnya mengenai adab dan keutamaan menuntut ilmu. Insyaallah kami akan lebih rutin dan semangat,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penguatan literasi keagamaan masyarakat serta meningkatkan kualitas majelis taklim di tingkat kecamatan.

Skip to content