Siswa Unggulan Sastra dan Seni MTsN 1 Banjarnegara Tingkatkan Prestasi Literasi Lewat Buku Kiasan Seni

Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTs Negeri 1 Banjarnegara. Salah satu siswa kelas 8B Unggulan Sastra dan Seni, Abilla Tarabia Nurrizqi, resmi menerbitkan buku solo perdananya yang berjudul Kiasan Seni. Buku kumpulan puisi tersebut diterbitkan oleh Penerbit SiP, penerbit yang selama ini menjadi mitra kelas unggulan sastra dan seni Madtsansa dalam memfasilitasi karya-karya peserta didik.

Tim Warta Madtsansa berkesempatan menemui Abilla di ruang kelasnya pada Selasa pagi. Dengan wajah cerah dan penuh semangat, Abilla menceritakan proses panjang di balik lahirnya buku tersebut. Ia mengaku mulai menulis sejak duduk di kelas VII, namun naskah Kiasan Seni mulai ia susun secara serius sejak awal semester ini.

“Awalnya saya menulis hanya untuk menenangkan diri. Puisi jadi tempat saya bercerita tentang hal-hal yang tidak bisa saya ucapkan langsung. Setelah dibimbing oleh guru sastra, saya mulai mengumpulkan dan menata puisi-puisi yang akhirnya menjadi buku ini,” ungkap Abilla.

Ia menambahkan bahwa proses penyuntingan dan persiapan terbit memakan waktu hampir dua bulan, termasuk diskusi intens bersama guru pembimbing dan tim Penerbit SiP. “Bagian tersulit adalah memilih puisi mana yang layak dimasukkan. Saya ingin setiap karya punya ruh dan makna.”

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku solo Abilla. Menurutnya, lahirnya karya tersebut merupakan bukti nyata bahwa program unggulan sastra dan seni berjalan efektif dalam menumbuhkan kreativitas siswa.

“Kami bangga dan bersyukur. Karya seperti ini tidak hanya memperkaya dunia literasi Madtsansa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa. Madrasah akan terus mendukung minat dan bakat peserta didik, termasuk dalam dunia literasi dan penulisan kreatif.”

Koordinator Kelas Unggulan Sastra dan Seni, Sarno, juga memberikan komentar hangat. Ia menyebut bahwa Abilla adalah salah satu siswa yang konsisten menunjukkan perkembangan signifikan dalam menulis.

“Abilla memiliki sensitivitas rasa yang kuat. Ia cepat memahami teknik menulis puisi dan mampu mengolah diksi secara matang. Kelas unggulan sastra memang dirancang untuk terus mencetak penulis-penulis muda, dan Abilla adalah salah satu bukti keberhasilannya.”

Sarno juga menjelaskan bahwa kerja sama dengan Penerbit SiP memudahkan proses penerbitan karena penerbit tersebut sudah memahami karakteristik karya para siswa unggulan sastra. “Kolaborasi ini membuat penerbitan lebih cepat, rapi, dan profesional.”

Sementara itu, wali kelas 8B, Surya Widhi Prakosa, menyampaikan rasa bangga atas capaian siswanya. Ia mengatakan bahwa Abilla adalah sosok yang tekun, pendiam, tetapi kaya ide.

“Di kelas, Abilla mungkin terlihat tenang, tetapi karya-karyanya berbicara lantang. Saya melihat sendiri bagaimana ia mengolah perasaan menjadi kata-kata yang indah. Buku ini adalah capaian besar yang patut dirayakan,” tuturnya.

Surya berharap buku ini dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa lain.

“Saya ingin anak-anak lain melihat bahwa usia bukan batasan untuk berkarya. Selama ada kemauan dan usaha, karya besar bisa lahir dari ruang kelas kita sendiri.”

Saat diminta pesan untuk teman-temannya, Abilla menekankan bahwa menulis bukan hanya tentang publikasi, tetapi soal keberanian mengekspresikan diri.

“Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai menulis. Mulailah dari apa yang kamu rasakan, dari apa yang membuatmu tersentuh. Ketika kita jujur pada kata-kata kita, maka pembaca bisa merasakannya.”

Buku Kiasan Seni memuat puluhan puisi dengan tema waktu, ingatan, perjalanan batin, serta perenungan estetika. Sampulnya yang lembut dan ilustratif semakin memperkuat kesan artistik yang menjadi ciri khas karya Abilla.

Dengan terbitnya buku solo ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menegaskan posisinya sebagai madrasah yang aktif dan produktif dalam gerakan literasi. Prestasi Abilla menjadi langkah awal menuju lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan karya dan kepekaan seni.

Madtsansa memberikan apresiasi penuh kepada Abilla Tarabia Nurrizqi dan berharap akan lahir karya-karya berikutnya yang tidak kalah menginspirasi. Selamat dan sukses! (Lin)

Skip to content