Banjarnegara – Seluruh guru kelas 6 beserta proktor dan teknisi madrasah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Proktor/Teknisi Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (13/1). Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan diikuti dengan penuh antusias.
BIMTEK ini diikuti oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, proktor, teknisi, serta seluruh guru kelas 6 sebagai bentuk kesiapan madrasah dalam menghadapi pelaksanaan Simulasi TKA. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan kesiapan sistem, sekaligus menyamakan persepsi terkait mekanisme pelaksanaan tes berbasis komputer.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai peran dan tugas proktor serta teknisi, alur pelaksanaan simulasi TKA, pengelolaan aplikasi, hingga antisipasi kendala teknis yang mungkin terjadi saat pelaksanaan tes. Dengan mengikuti BIMTEK ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan profesional.
Salah satu guru kelas 6, Fatma, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam menambah wawasan dan kesiapan guru. “Melalui BIMTEK ini, kami menjadi lebih paham alur simulasi TKA sehingga dapat mendampingi peserta didik dengan lebih baik,” ungkapnya.
Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Nurlaely Khikmawati juga menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah awal persiapan. “Kesiapan teknis dan koordinasi antar guru, proktor, dan teknisi menjadi kunci kelancaran simulasi TKA. BIMTEK ini sangat bermanfaat untuk menyamakan langkah,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Madrasah Durotun Nafisah memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh guru dan tim proktor. “Saya berharap setelah mengikuti BIMTEK ini, pelaksanaan simulasi TKA di madrasah dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dengan adanya BIMTEK Proktor/Teknisi ini, madrasah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelaksanaan evaluasi akademik serta memastikan peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas dan profesional.(nas)







