Banjarnegara – Kabar membanggakan kembali datang dari peserta didik MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Murid MIFABARA terus menunjukkan perkembangan positif dalam pendidikan keagamaan dengan semakin banyaknya siswa yang mengikuti kegiatan khataman dan imtihan Al-Qur’an. Kali ini, tiga siswi MIFABARA turut ambil bagian dalam prosesi khataman yang diselenggarakan oleh TPQ Al Fatikhah.(9/2)
Tiga siswi tersebut adalah Aghnia siswi kelas 5, Zulfa siswi kelas 6, dan Firra siswi kelas 2. Kehadiran mereka menjadi bagian dari total tujuh anak yang mengikuti khataman, dengan tiga di antaranya berasal dari MIFABARA. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara madrasah, TPQ, dan keluarga dalam membina kemampuan baca tulis Al-Qur’an anak sejak dini.
Prosesi khataman dan imtihan berlangsung dengan khidmat sebagaimana tradisi di TPQ pada umumnya. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan penuh kesungguhan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, uji kemampuan membaca, hingga doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas capaian yang telah diraih. Suasana haru dan bangga menyelimuti acara, terutama bagi para orang tua yang menyaksikan langsung buah dari proses belajar anak-anak mereka.
Salah satu guru TPQ Al Fatikhah, Tikfi, menyampaikan apresiasinya atas semangat para santri, khususnya siswa-siswi dari MIFABARA. Ia menuturkan bahwa keberhasilan mengikuti khataman bukanlah hasil instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, kesabaran, serta dukungan orang tua. “Anak-anak ini luar biasa. Mereka belajar dengan tekun dan memiliki semangat yang tinggi dalam mengaji,” ujarnya.
Orang tua peserta juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian putra-putrinya. Mereka berharap kegiatan khataman ini menjadi awal untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak madrasah menyambut baik capaian tersebut sebagai bagian dari hasil pembinaan karakter religius yang selama ini ditanamkan di MIFABARA. Kegiatan khataman dan imtihan ini diharapkan mampu memotivasi siswa lainnya untuk terus semangat belajar Al-Qur’an.
Dengan bertambahnya siswa MIFABARA yang mengikuti khataman, madrasah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an sepanjang hayat.(nas)







