Asah Kreativitas Melalui Seni Rupa, Siswa Kelas 2C MIFABARA Membuat Kolase dari Bahan Alami

Banjarnegara – Pembelajaran Seni Rupa di kelas 2C MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) berlangsung kreatif dan menyenangkan pada Senin, 9/2. Di bawah bimbingan wali kelas Nugrah Haryati, siswa mengikuti kegiatan membuat kolase dari bahan alami sebagai bagian dari pembelajaran tematik yang menekankan kreativitas dan keterampilan motorik halus.

Sejak dari rumah, para siswa telah dipersiapkan untuk terlibat aktif dalam pembelajaran. Anak-anak membawa berbagai perlengkapan berupa lem serta bahan kolase alami yang beragam. Bahan yang dibawa pun sangat variatif, mulai dari beras putih, beras berwarna, kacang hijau, jagung, kedelai, cangkang telur, hingga daun kering. Keberagaman bahan ini memberikan pengalaman belajar yang kaya dan kontekstual bagi siswa.

Setibanya di kelas, guru membagikan selembar kertas bergambar sebagai media dasar pembuatan kolase. Anak-anak kemudian mulai menempelkan bahan-bahan alami tersebut sesuai dengan pola gambar dan kreativitas masing-masing. Suasana kelas tampak hidup dan penuh antusiasme. Setiap siswa terlihat fokus, telaten, dan bersemangat menuangkan ide mereka melalui susunan warna dan tekstur bahan yang digunakan.

Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan seni, tetapi juga membiasakan siswa untuk bekerja dengan rapi, sabar, dan bertanggung jawab terhadap hasil karyanya. Guru berkeliling memberikan pendampingan, arahan, serta apresiasi atas usaha dan kreativitas siswa tanpa membatasi imajinasi mereka.

Wali kelas 2C, Nugrah Haryati,  menyampaikan bahwa kegiatan membuat kolase memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak. “Membuat kolase memberikan berbagai manfaat signifikan bagi anak, terutama dalam meningkatkan keterampilan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, serta kreativitas,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa aktivitas seni ini membantu melatih konsentrasi, kesabaran, serta mengenalkan berbagai tekstur, warna, dan bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai karya seni.

Melalui pembelajaran seni rupa ini, siswa tidak hanya belajar menciptakan karya yang indah, tetapi juga belajar menghargai proses, mengenal lingkungan sekitar, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Kegiatan kolase menjadi bukti bahwa pembelajaran di MIFABARA dirancang untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik dari aspek akademik maupun karakter.(nug/nas)

Skip to content