Pembiasaan Salat Berjamaah di Kelas 1 Fullday, Upaya MIFABARA Bentuk Karakter Religius Siswa Sejak Dini

Banjarnegara – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan serta membentuk karakter religius pada peserta didik, MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) terus menguatkan program pembiasaan ibadah di lingkungan madrasah. Salah satu program unggulan yang dilaksanakan secara konsisten adalah pembiasaan salat berjamaah di kelas 1 Fullday, sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.(6/2)

Kegiatan pembiasaan salat berjamaah ini dilaksanakan setiap hari kecuali hari Jumat, tepat pada waktu salat Dzuhur setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Seluruh siswa kelas 1 Fullday mengikuti kegiatan ini dengan tertib, khusyuk, dan penuh kesadaran. Meski masih berada di usia awal sekolah dasar, siswa dibiasakan untuk memahami bahwa salat bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Sebelum pelaksanaan salat, guru kelas terlebih dahulu memberikan arahan dan bimbingan mengenai tata cara berwudu yang benar, adab salat, serta pentingnya menjaga kekhusyukan dalam beribadah. Pendampingan ini dilakukan secara sabar dan berkesinambungan agar siswa tidak hanya mampu mempraktikkan, tetapi juga memahami makna ibadah yang mereka lakukan.

Pelaksanaan salat berjamaah dipimpin oleh imam dari kalangan siswa yang ditunjuk secara bergiliran sesuai nomor absen. Metode ini bertujuan untuk melatih rasa percaya diri, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan siswa sejak dini. Guru berperan sebagai pendamping dan pengawas agar pelaksanaan salat berjalan tertib serta sesuai dengan tuntunan syariat.

Kepala madrasah, Durotun Nafisah, menyampaikan bahwa pembiasaan salat berjamaah di kelas memiliki dampak positif yang besar bagi perkembangan karakter siswa. “Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dibiasakan menjalankan kewajiban agama, tetapi juga belajar disiplin waktu, kebersamaan, serta sikap saling menghormati,” tuturnya.

Selain membentuk karakter religius, kegiatan ini juga berdampak pada suasana belajar di kelas. Setelah mengikuti salat berjamaah, siswa terlihat lebih tenang, fokus, dan siap melanjutkan aktivitas. Hubungan antara siswa dan guru pun menjadi lebih harmonis karena terjalin dalam kebersamaan ibadah.

Orang tua siswa menyambut baik program ini dan berharap kebiasaan salat berjamaah yang ditanamkan di madrasah dapat berlanjut di rumah dan lingkungan masyarakat. Melalui pembiasaan ini, MIFABARA berharap mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat sebagai bekal masa depan.(nas)

Skip to content