Banjarnegara – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, keluarga besar MIFABARA menggelar kegiatan ziarah ke makam Al Fatah, tokoh pendiri yang menjadi tonggak awal berdirinya lembaga pendidikan tersebut. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan dedikasi dalam dunia pendidikan.(12/2)
Ziarah dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan. Para guru dan perwakilan siswa berkumpul di area makam dengan suasana yang tenang dan syahdu. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa dipanjatkan bersama, menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam. Dalam momen tersebut, seluruh peserta menundukkan kepala, merenungi jasa besar Al Fatah yang telah meletakkan dasar perjuangan pendidikan berbasis keislaman.
Kepala MIFABARA dalam sambutannya menyampaikan bahwa ziarah ini adalah bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan amanah besar yang harus terus dijaga. “Kita berdiri hari ini di atas fondasi perjuangan beliau. Semangatnya dalam membangun generasi berilmu dan berakhlak harus terus hidup dalam setiap langkah kita mendidik,” tuturnya dengan penuh haru.
Selain menyambut Ramadan, ziarah ini juga menjadi ajang memanjatkan doa bagi para santri yang akan mengikuti khotmil Qur’an juz 30 maupun khotmil Qur’an Bil Ghoib 30 Juz. Harapannya, seluruh rangkaian prosesi khotmil Qur’an tersebut dapat berjalan lancar serta membawa keberkahan. Salah satu guru mengungkapkan, “Kami memohon agar anak-anak diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik. Semoga ilmu yang mereka pelajari menjadi cahaya dalam kehidupan dan semakin mencintai Al Qur’an.”
Suasana semakin terasa menyentuh ketika doa dipanjatkan bersama untuk para pendahulu yang telah berjuang membesarkan Al Fatah. Ziarah ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan warisan nilai yang harus dirawat dengan kesungguhan hati.
Melalui kegiatan ini, MIFABARA meneguhkan komitmennya untuk terus melanjutkan estafet perjuangan pendiri, menyongsong Ramadan dengan hati yang bersih, serta mengiringi langkah para santri menuju khataman dan imtihan dengan doa dan harapan terbaik.(nas)







