Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 3 Banjarnegara  gelar Diseminasi KMA 1503 Tahun 2025

Banjarnegara MTsN 3 Banjarnegara menggelar kegiatan deseminasi penguatan implementasi kurikulum madrasah berdasarkan KMA 1503 Tahun 2025 tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada hari Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh guru sebagai upaya menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman terhadap arah kebijakan kurikulum terbaru.

Deseminasi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang sebelumnya diikuti oleh Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Natir, bersama Waka Kurikulum yang diwakili oleh Imadudin Abbas. Pelatihan yang bertempat di hotel Gracia Kota Semarang dilaksanakan selama tiga hari (10-12/2/2026) dan menitikberatkan pada strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran di madrasah.

Dalam pemaparannya, Kepala Madrasah Natir menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar perubahan administratif, melainkan perubahan paradigma dalam mendidik. “Penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta harus menghadirkan pembelajaran yang meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Artinya, proses belajar harus bermakna, dilakukan dengan kesadaran penuh, serta menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi peserta didik,” jelasnya.

Sementara itu, Imadudin Abbas sebagai pemateri sekaligus perwakilan Waka Kurikulum menekankan pentingnya sikap adaptif guru terhadap perubahan. “Guru harus adaptif terhadap kebijakan baru, termasuk hadirnya Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan menjadikan cinta sebagai dasar pembelajaran, guru akan memiliki growth mindset, bukan fixed mindset, sehingga mampu terus berkembang dan berinovasi,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Alif Anharul Fahmi, mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya merasa lebih tercerahkan dan termotivasi untuk menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan di kelas. Kegiatan ini membuka wawasan baru bagi kami sebagai pendidik,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Banjarnegara berkomitmen untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten dan terstruktur dalam setiap proses pembelajaran. Diharapkan, nilai cinta yang menjadi dasar kurikulum tidak hanya tercermin dalam perencanaan dan administrasi, tetapi juga dalam interaksi guru dan peserta didik di kelas. Dengan demikian, suasana belajar yang humanis, inklusif, dan inspiratif dapat terwujud, sehingga kualitas pendidikan di MTsN 3 Banjarnegara semakin meningkat. (aaf)

Skip to content