Bimwin KUA Mandiraja: Bekal Catin untuk Tekan Angka Perceraian Sejak Dini

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ketahanan keluarga melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan yang digelar pada Rabu (29/4/2026) di aula KUA Mandiraja ini diikuti oleh 12 pasangan calon pengantin dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Mandiraja.

Program Bimwin ini menjadi langkah strategis KUA dalam membekali para calon pengantin dengan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan mental sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, diharapkan pasangan tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual dalam membangun keluarga sakinah, mawadah, dan warahmah.

Kepala KUA Mandiraja, Musobihin, dalam pemaparannya menekankan pentingnya memahami dasar-dasar hukum pernikahan serta tanggung jawab dalam berumah tangga. “Pernikahan bukan hanya soal sah secara agama dan negara, tetapi juga tentang komitmen menjalankan hak dan kewajiban masing-masing dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, materi mengenai ketahanan keluarga disampaikan oleh Penyuluh Agama, Dian Setiadi, yang mengajak peserta untuk memahami pentingnya komunikasi dalam rumah tangga. Ia menekankan bahwa konflik adalah hal yang wajar, namun harus disikapi dengan bijak. “Kunci keharmonisan keluarga adalah komunikasi yang sehat dan keterbukaan. Jangan menunggu masalah besar, tetapi biasakan menyelesaikan persoalan sejak dini,” ungkapnya.

Tidak hanya dari aspek keagamaan dan psikologis, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan dari Puskesmas Mandiraja. Plenik Purwanti menyampaikan pentingnya kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting sejak sebelum pernikahan. Materi ini menjadi bekal penting agar pasangan mampu merencanakan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan simulasi permasalahan rumah tangga, sehingga peserta dapat lebih memahami kondisi nyata yang mungkin dihadapi setelah menikah. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya mereka dalam bertanya dan berbagi pengalaman.

Dengan terselenggaranya Bimwin ini, KUA Mandiraja berharap dapat menekan angka perceraian serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang kuat, harmonis, dan sejahtera.

Skip to content