Perkuat Ketahanan Keluarga, Penyuluh KUA Mandiraja Sampaikan Materi Pilar Keluarga Sakinah di Desa Blimbing

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja terus berkomitmen meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan ketahanan keluarga di wilayah kerja Mandiraja. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di Majelis Taklim (MT) Tarbiatun Nisa, Desa Blimbing, pada Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh para jamaah ibu-ibu asuhan Ibu Eny Hidayati. Hadir sebagai narasumber utama, Dian Setiadi, selaku penyuluh dari KUA Kecamatan Mandiraja.

Dalam paparannya, Dian Setiadi, membawakan materi mendalam mengenai Tafsir Surat Al-Anfal Ayat 27 yang menekankan pentingnya menjaga amanah dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa amanah bukan hanya terkait titipan barang, melainkan juga tanggung jawab sebagai orang tua dan pasangan dalam rumah tangga.

“Janganlah kita mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dengan mengabaikan tanggung jawab yang telah diberikan kepada kita, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota keluarga,” ujar Dian di hadapan para jamaah.

Selain tafsir ayat, penyuluhan ini juga membedah pilar-pilar utama untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dian Setiadi memaparkan lima pilar penting yang harus dijaga, yaitu:

Mithaqan Ghalidhan (Janji suci yang kokoh).

Zawaj (Prinsip berpasangan dan kesetaraan).

Mu’asyarah Bil Ma’ruf (Saling memperlakukan pasangan dengan baik).

Musyawarah (Menyelesaikan masalah melalui diskusi).

Taradhin (Saling ridha dan menerima).

Eny Hidayati, selaku pengasuh MT Tarbiatun Nisa, menyampaikan apresiasi atas kehadiran penyuluh dari KUA Mandiraja. Menurutnya, materi seperti ini sangat dibutuhkan untuk membentengi keluarga dari pengaruh negatif dan konflik internal.

“Alhamdulillah, penjelasan yang disampaikan sangat mudah dipahami. Kami berharap kegiatan pembinaan seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin agar ilmu agama para jamaah di Desa Blimbing semakin bertambah,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama. Melalui edukasi yang menyentuh lapisan masyarakat terbawah, KUA Mandiraja berharap angka ketahanan keluarga di wilayah tersebut semakin meningkat secara signifikan.

Skip to content