Banjarnegara – MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) terus mendorong pengembangan bakat siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya atletik. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin, Rabu, dan Jum’at mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.(30/4)
Bertempat di Stadion Kolopaking dan SMP Negeri 2 Banjarnegara, para siswa mengikuti latihan dengan penuh semangat. Beragam materi diberikan, mulai dari lari, lompat, hingga latihan kebugaran yang bertujuan meningkatkan kekuatan fisik, ketahanan, serta kedisiplinan.
Kegiatan ini dikoordinatori oleh Cahyo yang dengan penuh dedikasi membimbing dan mengarahkan para peserta didik. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam berlatih. “Dalam atletik, hasil tidak datang secara instan. Anak-anak harus sabar, tekun, dan terus berlatih agar kemampuan mereka berkembang,” ujarnya.
Suasana latihan tampak hidup dengan antusiasme para peserta. Meski dilakukan setelah jam pelajaran, hal tersebut tidak menyurutkan semangat siswa untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka di bidang olahraga. “Capek, tapi senang. Jadi lebih kuat dan sehat,” ungkap salah satu peserta dengan penuh semangat.
Guru pendamping turut mengapresiasi semangat siswa yang tetap aktif mengikuti kegiatan hingga sore hari. Menurutnya, ekstrakurikuler atletik tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk karakter. “Anak-anak belajar disiplin waktu, pantang menyerah, dan menghargai proses,” tuturnya.
Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. “Kami ingin siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kesehatan fisik dan mental yang kuat,” ungkapnya.
Secara filosofi, atletik mengajarkan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan membawa pada hasil yang besar. Tidak ada keberhasilan yang instan, semua membutuhkan proses, latihan, dan ketekunan.
Melalui ekstrakurikuler atletik ini, siswa MIFABARA diajak untuk terus bergerak, berlatih, dan berjuang. Bersama koordinasi Cahyo, semangat itu terus terjaga—bahwa setiap keringat yang jatuh hari ini adalah bekal kekuatan untuk meraih prestasi di masa depan. (nas)







