Banjarnegara (Humas) – Bertempat di Masjid rutan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas I Banjarnegara mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian rutin pada hari ini. Kali ini, suasana khidmat menyelimuti rutan saat Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bawang Mohammad Fajri Mubarok memberikan penyuluhan mendalam mengenai pentingnya beristighfar dan bertaubat. (5/5/2026)
Dalam tausiyahnya, Mohammad Fajri Mubarok menekankan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, namun sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang mau bertaubat. Beliau menjelaskan bahwa istighfar bukan sekadar lisan yang berucap, melainkan sebuah komitmen hati untuk memperbaiki diri.
“Penjara bukanlah akhir dari segalanya, melainkan tempat untuk berhenti sejenak, merenung, dan membasuh dosa dengan pintu taubat yang selalu terbuka lebar,” ujar sang Penyuluh di hadapan para warga binaan.
Kegiatan ini menitikberatkan pada tiga hal utama untuk memotivasi para warga binaan:
Kekuatan Istighfar: Menenangkan hati yang gelisah dan membuka pintu rezeki serta kemudahan urusan setelah masa pembinaan selesai.
Syarat Taubat Nasuha: Menyesali perbuatan, menghentikan kesalahan saat ini, dan bertekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum maupun agama di masa depan.
Optimisme Hidup: Menghilangkan stigma negatif pada diri sendiri agar setelah bebas nanti, warga binaan memiliki kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang baru.
Kepala Rutan Kelas I Banjarnegara menyampaikan bahwa kerja sama dengan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Banjarnegara ini merupakan bagian dari program pembinaan mental dan spiritual. Diharapkan, melalui siraman rohani ini, perilaku warga binaan dapat berubah ke arah yang lebih positif (akhlakul karimah).
Para warga binaan tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab. Banyak di antara mereka yang merasa lebih tenang dan termotivasi untuk menjalani sisa masa pidana dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti memperdalam bacaan Al-Qur’an dan ibadah wajib lainnya.
(Mfm/azd)







