Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati kembali hadir dalam pengajian di Majelis Taklim As-Sodik Desa Rakit Kecamatan Rakit pada Senin (11/5/2026).
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit melalui Penyuluh Agama Islam KUA Rakit hadir memberikan penyuluhan di Majelis Taklim As-Sodik. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Senin secara bergilir bertempat di rumah Waryati. Model semacam ini dinilai efektif untuk mempererat ukhuwah dan memastikan semua anggota mendapat giliran menjadi tuan rumah.
Kali ini Endah mengusung tema “Pintu-Pintu Pembuka Rezeki”, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit mengajak jama’ah untuk memahami bahwa rezeki tidak hanya dicari dengan kerja keras, tetapi juga harus dijemput dengan amalan-amalan pembuka keberkahan.
“Allah sudah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Tugas kita adalah menjemputnya dengan cara yang halal dan diridhai. Ada pintu-pintu langit yang kalau kita ketuk dengan amalan, insya Allah rezeki akan turun deras,” papar Endah.
Endah mulai menjabarkan 7 pintu pembuka rezeki yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Pertama, memperbanyak istighfar, sesuai QS. Nuh ayat 10-12 bahwa istighfar mendatangkan hujan, harta, dan anak. Kedua, bertakwa kepada Allah, karena “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangka” (QS. At-Thalaq: 2-3). Ketiga, tawakal total setelah ikhtiar maksimal. Keempat, rajin bersedekah, karena sedekah tidak mengurangi harta melainkan melipatgandakannya.
Pintu kelima adalah menyambung silaturahmi, terutama kepada orang tua dan keluarga. Rasulullah bersabda bahwa silaturahmi melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Keenam, sholat Dhuha sebagai sedekah untuk 360 persendian. Dan ketujuh, menikah dan memiliki anak, karena anak membawa rezekinya sendiri.
Ketua MT As-Sodik menyampaikan apresiasinya. Selama ini kita tahunya rezeki ya kerja saja. Ternyata dzikir, istighfar, silaturahmi ke tetangga itu juga termasuk kerja menjemput rezeki. Jadi lebih semangat ibadahnya,” ungkapnya.
Kegiatan rutin MT As-Sodik ini menjadi bukti bahwa syiar Islam terus hidup dan berkembang. Pengajian ditutup dengan doa bersama memohon agar Allah membukakan pintu-pintu rezeki yang
halal,berkah dan melimpah untuk jama’ah dan keluarga.
(n/azd)







