Banjarnegara (Humas) – Yulis selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum memberikan penyuluhan agama kepada jamaah Majelis Taklim Nurul Huda Desa Pringamba. Kegiatan yang dilaksanakan di rumah salah satu jamaah tersebut dimulai pukul 15.30 WIB dan dihadiri sekitar 30 jamaah ibu-ibu majelis taklim.
Dalam penyuluhan tersebut, Yulis menyampaikan materi tentang kurban sebagai tanda ketakwaan kepada Allah Swt. Ia menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menjadi bentuk keikhlasan, kepedulian sosial, dan ketaatan seorang hamba kepada perintah Allah.
Yulis mengajak para jamaah untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menunjukkan keteguhan iman serta kepatuhan kepada Allah. Menurutnya, semangat berkurban juga dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap rela berbagi, membantu sesama, dan mendahulukan kepentingan umat.
“Kurban bukan hanya tentang hewan yang disembelih, tetapi bagaimana kita belajar ikhlas, peduli terhadap sesama, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Semangat berkurban harus tercermin dalam perilaku sehari-hari,” ujar Yulis saat menyampaikan materi.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah tampak antusias mengikuti jalannya penyuluhan hingga selesai. Beberapa jamaah juga terlihat aktif berdiskusi dan menyampaikan pengalaman terkait pelaksanaan kurban di lingkungan masing-masing.
Sutirah selaku salah satu jamaah Majelis Taklim Nurul Huda mengaku senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan menambah pemahaman tentang makna kurban yang sesungguhnya.
“Penyampaian materinya mudah dipahami dan membuat kami lebih mengerti bahwa kurban bukan hanya ibadah tahunan, tetapi juga pelajaran tentang keikhlasan dan kepedulian kepada sesama,” ungkap Sutirah.
Melalui kegiatan penyuluhan tersebut diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk meningkatkan ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
(ev/azd)







