Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Pandanarum yaitu Sudarno, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Majelis Taklim Al-Fatah Desa Lawen pada Kamis sore. Kegiatan tersebut diikuti oleh 34 anggota majelis taklim yang tampak antusias mengikuti jalannya kajian. (21/5/2026)
Dalam kesempatan itu, Sudarno menyampaikan materi bertema “5 Rahasia Berkurban” yang membahas hikmah dan makna mendalam dari ibadah kurban. Ia menjelaskan bahwa kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, namun juga tentang keikhlasan, kepedulian sosial, ketakwaan, serta bentuk ketaatan seorang hamba kepada Allah Swt.
Selain memberikan materi, Sudarno juga mengingatkan pentingnya menjaga iman dan takwa di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari. Ia mengajak jamaah agar terus istiqamah mengikuti majelis ilmu supaya semangat ibadah tetap terjaga.
“Majelis taklim seperti ini jangan sampai ditinggalkan, karena dari sinilah hati kita kembali diingatkan untuk selalu dekat kepada Allah,” tutur Sudarno.
Penyampaian materi yang sederhana namun menyentuh membuat suasana kajian terasa hangat dan penuh perhatian. Jamaah terlihat aktif menyimak serta beberapa kali mengangguk saat pemateri menjelaskan hikmah berkurban dalam kehidupan sosial masyarakat.
Salah satu anggota majelis taklim yaitu Juariah yang mengaku sangat tersentuh dengan materi yang disampaikan. Menurutnya, pembahasan tentang rahasia berkurban membuat dirinya semakin memahami bahwa ibadah kurban tidak hanya soal kemampuan ekonomi, tetapi juga keikhlasan hati.
“Materinya sangat bagus dan menyentuh. Saya jadi lebih paham kalau berkurban itu bukan hanya menyembelih hewan, tapi juga melatih rasa ikhlas dan peduli kepada sesama,” ungkap Juariah.
Kegiatan penyuluhan tersebut menjadi salah satu upaya KUA Pandanarum dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan majelis taklim.
(ev/azd)
