Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Susmiyati, mengadakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Desa Sikumpul pada Rabu (3/6). Kegiatan yang diikuti oleh jamaah majelis taklim tersebut berlangsung khidmat dengan mengangkat tema “Keutamaan Berkurban” sebagai refleksi pasca Hari Raya Iduladha.
Dalam kesempatan tersebut, Susmiyati mengajak jamaah untuk tidak hanya memaknai kurban sebagai ibadah tahunan yang selesai setelah penyembelihan hewan dan pembagian daging. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban justru perlu terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa kurban merupakan simbol ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As. dan Nabi Ismail As. Keteladanan tersebut mengajarkan umat Islam untuk senantiasa mendahulukan perintah Allah di atas kepentingan pribadi serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Idul adha memang telah berlalu, tetapi semangat kurban jangan ikut berlalu. Keikhlasan, kepatuhan kepada Allah, dan kepedulian kepada sesama adalah nilai yang harus terus hidup dalam diri setiap muslim,” ungkap Susmiyati di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tidak semua pengorbanan berbentuk materi. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang juga dituntut mampu mengorbankan ego, menahan amarah, mengendalikan hawa nafsu, serta meluangkan waktu untuk membantu sesama. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari implementasi semangat kurban yang sesungguhnya.
Jamaah tampak antusias mengikuti pengajian dan menyimak materi yang disampaikan. Suasana hangat dan interaktif terlihat ketika beberapa jamaah berbagi pengalaman tentang pelaksanaan kurban dan hikmah yang mereka rasakan setelah Iduladha.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Desa Sikumpul semakin memahami bahwa kurban bukan sekadar ibadah sesaat, melainkan sarana membentuk pribadi yang lebih ikhlas, peduli, dan bertakwa kepada Allah Swt.
(wha/azd)







