Libur Semester Dimanfaatkan Guru MIFABARA untuk Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Madrasah

Banjarnegara – Masa libur akhir semester tidak dimanfaatkan seluruh guru MIFABARA untuk beristirahat sepenuhnya. Di sela-sela waktu liburan, para guru tetap hadir ke madrasah untuk melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian dalam menciptakan tempat belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.(2/7)

Para guru saling berbagi tugas membersihkan berbagai sudut madrasah, salah satu pemandangan yang menarik perhatian adalah semangat para guru laki-laki yang bergotong royong membersihkan area wastafel siswa. Dengan penuh kekompakan, mereka menyikat kerak, membersihkan saluran air, memperbaiki bagian yang kurang rapi, serta memastikan seluruh wastafel kembali bersih dan siap digunakan.

Kegiatan ini mencerminkan bahwa menjaga kebersihan madrasah bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan menjadi budaya yang ditanamkan kepada seluruh warga madrasah. Semangat gotong royong yang ditunjukkan para guru juga menjadi teladan nyata bagi peserta didik tentang pentingnya bekerja sama dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

Salah seorang guru menyampaikan bahwa momentum libur semester merupakan waktu yang tepat untuk melakukan penataan dan pembersihan secara menyeluruh. Saat siswa sedang menikmati masa liburan, guru dapat lebih leluasa membersihkan fasilitas madrasah sehingga seluruh area siap menyambut kegiatan belajar mengajar pada semester baru.

“Kami ingin ketika anak-anak kembali ke madrasah nanti, mereka disambut dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman. Kebersihan adalah bagian dari pendidikan karakter. Anak-anak akan lebih semangat belajar jika berada di lingkungan yang sehat dan terawat,” ujarnya.

Selain menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi upaya mendukung pembiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan madrasah. Fasilitas seperti wastafel memiliki peran penting dalam membiasakan peserta didik mencuci tangan dengan benar sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat.

Semangat para guru yang tetap meluangkan waktu di tengah libur semester menjadi bukti bahwa dedikasi seorang pendidik tidak hanya terlihat saat mengajar di dalam kelas, tetapi juga melalui kepeduliannya dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak bagi anak-anak. Dengan madrasah yang bersih, sehat, dan asri, MIFABARA optimis dapat menyambut tahun ajaran baru dengan semangat, energi positif, serta komitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik.(nas)

Skip to content