Guru MIMAU Ikuti Upgrading “Guru Hebat, Madrasah Kuat Menuju Generasi Qur’ani” Untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Banjarnegara – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus ditunjukkan MI Ma’arif AlFalah Joyokusumo (MIMAU). Seluruh guru hari ini mengikuti kegiatan upgrading guru dengan tema “Guru Hebat, Madrasah Kuat Menuju Generasi Qur’ani”, yang digelar di Villa Serayu pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi, profesionalisme, dan kepribadian guru. Peserta upgrading meliputi guru reguler dan non reguler berjumlah 32. Pada kesempatan ini MIMAU mengundang narasumber Kepala Mts N 2 Semarang sekaligus salah satu tim kurikulum nasional yaitu Hidayatun.

Kegiatan dimulai, Kepala Madrasah,Wahyul Khomisah menyampaikan pesan dalam sambutannya bahwa guru harus punya wibawa, disukai murid dan walimurid serta berakhlak karimah.

“Saya sampaikan kepada semuanya bahwa guru itu harus punya wibawa didepan murid, disukai oleh murid beserta walimurid, dan tentunya harus punya akhlak yang baik kepada semuanya,” sambutnya.

Lanjut, upgrading disampaikan oleh Hidayatun sebagai narasumber, materi yang disampaikan meliputi berpusat pada karakter guru, tujuan menjadi guru, cara menjadi guru hebat, implementasi kurikulum madrasah, dan mengelola madrasah. Materi itu merupakan poin yang disampaikan dalam upgrading untuk bekal guru MIMAU menghadapi tahun ajaran baru.

Hidayatun menyampaikan tujuan menjadi guru, cara bahagia menjadi guru, dan kompetensi guru kepada seluruh peserta upgrading.

“Tujuan bapak ibu menjadi guru itu mengajar adalah ibadah, jalan ilmu adalah keberkahan, berbagi ilmu adalah jariyah, untuk cara bahagiannya dengan anggap madrasah tempat rekreasi jiwa, uswah hasanah kepada sesama, semangat menambah ilmu, dan kami sampaikan kompetensi guru ada kepribadiannya, pedagogi, sosialnya, dan guru harus profesional,” jelasnya.

Dalam materinya, guru juga dibekali cara membuat rencana mengajar menggunakan AI dengan catatan dimodifikasi sebelum dicantumkan, media mengajar untuk jenjang kelas, sekaligus memberikan tips menghadapi TKA dimulai dari kelas 4. Kemudian, Hidayatun menambahkan menjadi guru hebat harus dari diri sendiri untuk menciptakan madrasah yang kuat.

“Guru hebat itu dimulai dari diri sendiri nantinya menciptakan madrasah yang kuat dengan didasari akhlak yang baik,” tambahnya.

Hasil dari upgrading ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas guru dengan memberikan pengajaran yang membekas dihati murid. Hal ini juga diharapkan prestasi madrasah semakin meningkat. (RF).

Skip to content