Banjarnegara – Sejumlah guru Mandabara mengikuti Mass Webinar Program Alef Education Bersama Kementerian Agama Republik Indonesia yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube pada Selasa, (14/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah sekaligus memberikan pemahaman mengenai implementasi Platform Alef pada Tahun Ajaran 2026/2027. Webinar menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Agama Republik Indonesia, di antaranya Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., Direktur KSKK Madrasah Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., serta Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., M.M. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemanfaatan platform digital Alef sebagai media pembelajaran yang inovatif di lingkungan madrasah.
Sebanyak 10 guru Mandabara dari mata pelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris mengikuti webinar tersebut secara terpisah karena masih ada kegiatan belajar mengajar. Selain memperoleh materi mengenai kebijakan implementasi Platform Alef, peserta juga mendapatkan informasi terkait pelatihan lanjutan yang akan dilaksanakan selama Juli 2026. Kepala Madrasah, Prihantoro Achmad, menyampaikan dukungannya terhadap keikutsertaan para guru dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi digital merupakan kebutuhan penting bagi pendidik di era pembelajaran modern.
“Kami mendukung penuh keikutsertaan guru dalam webinar ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Mandabara serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik,” ujar Prihantoro.
Salah satu peserta webinar, Alfian Nur Mustofa Kamil, mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai pemanfaatan Platform Alef dalam pembelajaran.
“Saya senang dapat mengikuti webinar ini karena banyak pengetahuan baru yang diperoleh, khususnya mengenai penggunaan Platform Alef dalam mendukung pembelajaran digital. Insyaallah ilmu yang didapat akan saya terapkan di kelas agar pembelajaran menjadi lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi,” ungkap Alfian.
Melalui partisipasi aktif dalam webinar tersebut, Mandabara menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pendidikan madrasah. Diharapkan, kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran terus meningkat sehingga mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di era digital. (ta)







