Kepala Madrasah dan Operator EMIS MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) Ikuti Sosialisasi EMIS GTK Kemenag Banjarnegara

Banjarnegara – Kepala Madrasah dan operator Education Management Information System (EMIS) MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) mengikuti kegiatan Sosialisasi EMIS Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara di Kecamatan Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala madrasah ibtidaiyah beserta operator EMIS dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Banjarnegara, Kecamatan Madukara, dan Kecamatan Sigaluh.(29/7)

Sosialisasi tersebut menjadi salah satu upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data guru dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, kepala madrasah dan operator EMIS memperoleh pembaruan informasi mengenai pengelolaan data GTK agar semakin akurat, valid, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Subhan, Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara kepala madrasah dan operator dalam menjaga kualitas data EMIS. Menurutnya, data yang valid merupakan fondasi utama dalam penyusunan berbagai kebijakan pendidikan, mulai dari perencanaan program, layanan guru dan tenaga kependidikan, hingga pengambilan keputusan yang berbasis data.

Materi inti disampaikan oleh staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Rofiko, yang mengulas secara rinci mengenai pengelolaan EMIS GTK, proses pembaruan data, penyelesaian berbagai kendala yang sering dihadapi operator, serta langkah-langkah sinkronisasi data sesuai kebijakan terbaru Kementerian Agama. Penyampaian materi berlangsung komunikatif sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan pengelolaan data dengan lebih baik.

Kepala MIFABARA, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas administrasi berbasis digital.

“Data yang valid adalah fondasi dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas. Melalui sosialisasi ini, kami semakin memahami pentingnya sinergi antara kepala madrasah dan operator EMIS dalam memastikan seluruh data guru dan tenaga kependidikan selalu akurat, lengkap, dan diperbarui sesuai ketentuan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat kami implementasikan secara optimal demi mendukung kemajuan MIFABARA,” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MIFABARA semakin meneguhkan komitmennya sebagai madrasah yang adaptif terhadap transformasi digital. Dengan pengelolaan data yang akurat, transparan, dan berkelanjutan, MIFABARA siap mendukung terwujudnya tata kelola pendidikan madrasah yang profesional, sekaligus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh peserta didik dan warga madrasah.(nas)

Skip to content