Banjarnegara – Semangat baru mewarnai halaman MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) saat peserta didik mengikuti latihan perdana ekstrakurikuler Pagar Nusa pada tahun ajaran 2026/2027. Dengan penuh antusias, murid dari berbagai jenjang berkumpul untuk memulai perjalanan belajar seni bela diri yang sarat akan nilai karakter, kedisiplinan, dan akhlak mulia.(1/8)
Latihan diawali dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, dilanjutkan dengan pemanasan, pengenalan kembali dasar-dasar gerakan, sikap kuda-kuda, teknik keseimbangan, serta latihan fisik ringan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta. Para pelatih juga memberikan motivasi agar setiap murid mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga sportivitas, serta menjadikan Pagar Nusa sebagai sarana membentuk pribadi yang kuat lahir dan batin.
Bagi peserta baru, latihan perdana menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk mengenal dunia pencak silat. Sementara bagi peserta yang telah berlatih sebelumnya, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kembali kemampuan dan semangat berprestasi.
Lebih dari sekadar mempelajari teknik bela diri, Pagar Nusa mengajarkan pentingnya pengendalian diri, rasa hormat kepada guru dan sesama, keberanian yang disertai kebijaksanaan, serta sikap rendah hati. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari sehingga murid mampu menjadi pribadi yang tangguh, santun, dan berakhlakul karimah.
Kepala MIFABARA, menyampaikan bahwa ekstrakurikuler Pagar Nusa merupakan salah satu media pembentukan karakter peserta didik.
“Pagar Nusa bukan hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga membentuk mental yang disiplin, akhlak yang baik, serta jiwa yang rendah hati. Kami berharap latihan perdana ini menjadi awal yang baik bagi anak-anak untuk terus berkembang, mencintai budaya bangsa, dan mengukir prestasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman,” tuturnya.
Salah seorang peserta mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya senang bisa kembali berlatih Pagar Nusa. Latihannya seru, membuat badan lebih sehat, dan saya ingin menjadi lebih disiplin serta berani.”Ungkapnya.
Latihan perdana ini menjadi langkah awal perjalanan Pagar Nusa MIFABARA pada tahun ajaran 2026/2027. Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan doa, setiap gerakan yang dipelajari bukan hanya menguatkan fisik, tetapi juga membentuk karakter. MIFABARA percaya bahwa peserta didik yang kuat bukanlah mereka yang mampu mengalahkan orang lain, melainkan mereka yang mampu mengendalikan diri, menjaga akhlak, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama.(nas)







