Banjarnegara – Warna-warni keberagaman Indonesia menjadi salah satu pesan yang dibawa MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) dalam Karnaval HUT RI ke-81 Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (22/8/2026).
Dengan nomor undi 18, barisan MIMAU hadir membawa konsep yang memadukan pendidikan, keberagaman, potensi daerah, kreativitas, serta berbagai program madrasah. Konsep tersebut sejalan dengan tema karnaval, Pendidikan Berkualitas Dalam Rangka Menunjang Banjarnegara Maju dan Sejahtera.
Salah satu tampilan yang menarik perhatian adalah tema Bhinneka Tunggal Ika yang melibatkan murid kelas IVB. Murid mengenakan kostum yang telah dibagi sesuai tugas untuk memrepresentasikan keberagaman dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Tidak berhenti pada keberagaman, MIMAU juga menampilkan potensi daerah melalui kelompok pertanian, perkebunan, dan perikanan. Pada bagian perikanan, Nuri Fatimah wali kelas 1A sekaligus tim jurnalis madrasah, menjadi ketua pelaksana Karnaval MIMAU dengan menampilkan hasil perikanan dan keagamaan serta mengenakan kostum sesuai arahan yang telah ditentukan.
Konsep tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan di madrasah dapat dikaitkan dengan kehidupan nyata di sekitar murid. Potensi lingkungan dan daerah dapat dikenalkan melalui kegiatan kreatif yang menyenangkan sekaligus edukatif.
“Anak-anak tidak hanya belajar keberagaman melalui buku. Melalui kegiatan seperti ini, mereka dapat melihat, merasakan, dan mempraktikkan langsung bagaimana bekerja sama dengan teman yang memiliki peran berbeda,” ujar Nuri Fatimah guru pendamping/koordinator tema Perikanan dan Keagamaan.
Kepala MIMAU, Wahyul Khomisah, mengapresiasi keterlibatan seluruh warga madrasah dalam menyiapkan karnaval.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Guru, karyawan, dan murid memiliki peran masing-masing sehingga seluruh rangkaian dapat berjalan dengan baik. Semangat gotong royong inilah yang ingin terus kami tumbuhkan di madrasah,” tutur Wahyul Khomisah.
Selain tema keberagaman dan potensi daerah, barisan MIMAU juga menampilkan kesenian, profesi, program unggulan, ekstrakurikuler, prestasi, dan hasil karya murid.
Karnaval pun menjadi panggung bagi MIMAU untuk menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas dapat tumbuh melalui kreativitas, kolaborasi, keberagaman, dan kecintaan terhadap lingkungan serta bangsa. (NF)







