Banjarnegara – MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan memantau kesehatan seluruh peserta didik melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bekerja sama dengan Puskesmas 2 Banjarnegara. Kegiatan ini dilaksanakan setelah peserta didik menerima dan mengisi lembar screening kesehatan sebagai bagian dari rangkaian pemeriksaan kesehatan siswa.(24/8)
CKG diikuti oleh peserta didik mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar siswa sekaligus mendeteksi secara dini apabila terdapat gangguan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan melakukan sejumlah pemeriksaan, di antaranya pengukuran tinggi badan dan berat badan, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan telinga, mata, gigi, serta pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing peserta didik.
Kegiatan berlangsung dengan tertib. Para siswa mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan antusias dan didampingi oleh guru sehingga proses CKG dapat berjalan dengan lancar.
Yekti, salah satu petugas dari Puskesmas 2 Banjarnegara, menyampaikan kepada tim jurnalistik MIFABARA bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan merupakan bagian penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini.
“Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, mata, telinga, gigi, serta beberapa pemeriksaan kesehatan lainnya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan siswa secara umum dan mengetahui apakah ada hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut,” jelas Yekti.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak usia sekolah sangat penting karena pertumbuhan dan perkembangan anak perlu terus dipantau. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi informasi bagi sekolah maupun orang tua dalam memberikan perhatian terhadap pola hidup sehat anak.
Bagi MIFABARA, kegiatan CKG bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan madrasah. Peserta didik diberikan pengalaman secara langsung untuk mengenal kondisi tubuhnya dan semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui kerja sama dengan Puskesmas 2 Banjarnegara, MIFABARA berharap pemantauan kesehatan siswa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Hasil CKG juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama antara madrasah, tenaga kesehatan, dan orang tua dalam memberikan pendampingan terbaik bagi tumbuh kembang peserta didik.(nas)







