Jangan Biarkan Hati Sibuk Tanpa Mengingat Allah, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Jemaah Dekat dengan Zikir

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Yulfiani melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Dawis Kenanga, Desa Sidakangen, Selasa (1/9). Dalam kegiatan tersebut, Yulfiani menyampaikan materi tentang keutamaan zikir sebagai salah satu amalan yang dapat dilakukan umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Yulfiani mengajak para jemaah untuk menjadikan zikir sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, tidak hanya dilakukan ketika menghadapi persoalan atau kesulitan. Menurutnya, mengingat Allah melalui zikir dapat menjadi pengingat agar hati tetap dekat dengan nilai-nilai kebaikan.

“Zikir bukan hanya amalan yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang menemani aktivitas kita sehari-hari. Dengan memperbanyak mengingat Allah, hati akan lebih terarah dan kita semakin menyadari bahwa dalam menjalani kehidupan tidak pernah lepas dari pertolongan-Nya,” ungkapnya.

Yulfiani juga mengingatkan jemaah bahwa kesibukan dalam menjalani kehidupan terkadang membuat seseorang lupa memberikan waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Karena itu, zikir dapat dilakukan dengan sederhana dan tidak harus menunggu waktu khusus.

Menurutnya, membiasakan zikir juga dapat menjadi sarana untuk menjaga ketenangan hati sekaligus memperkuat rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat tumbuh dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.

“Sesibuk apa pun aktivitas kita, jangan sampai hati jauh dari Allah. Luangkan waktu untuk berzikir, bersyukur dan mengingat-Nya. Amalan yang sederhana jika dilakukan dengan istiqamah insyaallah akan memberikan pengaruh yang baik bagi kehidupan kita,” paparnya.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik dan diikuti dengan perhatian oleh jemaah Majelis Taklim Dawis Kenanga. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan jemaah semakin memahami keutamaan zikir dan mampu menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan untuk mendekatkan diri kepada Allah. 

(WHA/azd)