Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) melaksanakan simulasi Olimpiade Sains dan Ke-NU-an yang diselenggarakan LP Ma’arif NU Jateng. Simulasi ini dilaksanakan di ruang guru. Kegiatan ini diikuti 6 murid terpilih dari kelas 5 dan 6. Dilaksanakan pada Senin (31/8/2026).
Simulasi OSKANU dilaksanakan sebagai bentuk menguji coba kesiapan sistem aplikasi ujian berbasis computer (CBT) sekaligus mengenalkan alur teknis pelaksanaan lomba kepada peserta yang terpilih. Simulasi dipimpin oleh pendamping OSKANU Asri Maghfirotul Fauziah.
Kepala Madrasah, Wahyul Khomisah menyampaikan simulasi penting untuk mengukur kesiapan murid dan melatih mental bertanding.
“Kami ingin anak yang ikut OSKANU terbiasa dengan sistem ujian, manajemen waktu, dan jenis soal OSKANU, dari hasil simulasi ini nanti akan kami lakukan pembinaan terhadap murid yang terpilih,” jelasnya.
Pelaksanaan simulasi dilakukan dengan sistem CBT menggunakan laptop yang telah disediakan. Untuk mata pelajaran yang diujikan yaitu Matematika, IPA, dan Ke-NU-an setiap bidang mengirimkan 2 murid. Bentuk soal terdiri 40 soal pilihan ganda. Murid dilatih untuk menggunakan sistem ujian serta diajarkan soal yang akan diujikan sehingga persiapan semakin matang.
Koordinator OSKANU MIMAU, Asri Maghfirotul Fauziah menjelaskan teknis simulasi disamakan dengan pelaksanaan OSKANU.
“Mulai dari tata tertib, penilaian, pembagian sesi dimiripkan. Tujuannya agar murid tidak gugup saat mengerjakan dan percaya diri,” jelasnya.
Murid tampak serius mengerjakan soal selama 90 menit. Setelah simulasi, dilakukan pembahasan bersama evaluasi soal yang sulit.
Dari simulasi ini diharapkan mampu memberikan hasil yang terbaik untuk madrasah dan mengharumkan nama madrasah diajang OSKANU tahun ini. Dengan Simulasi ini, kita Mengenalkan sistem ujian berbasis komputer (CBT), melatih kesiapan peserta sebelum babak penyisihan, menguji kemampuan menjawab soal sesuai kisi-kisi lomba, membiasakan siswa menggunakan aplikasi ujian daring. (RF).







