Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening, Yulfiani melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah, Desa Sidakangen, Selasa (1/9).
Kegiatan tersebut mengangkat materi “Maulid Nabi: Momentum Mempererat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial” sebagai upaya mengajak jemaah memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara lebih mendalam.
Dalam penyampaiannya, Yulfiani mengajak para jemaah untuk tidak memandang Maulid Nabi hanya sebagai kegiatan seremonial atau peringatan tahunan. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk kembali mengenal keteladanan Rasulullah sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Memperingati Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan. Salah satunya dengan menjaga hubungan baik dengan sesama dan menumbuhkan kepedulian terhadap orang-orang di sekitar kita,” ungkapnya.
Penguatan ukhuwah menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam penyuluhan tersebut. Yulfiani mengajak jemaah untuk menjaga persaudaraan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih baik apabila setiap orang mampu mengedepankan sikap saling menghargai, membantu dan menjaga kepedulian satu sama lain.
Ia juga mengingatkan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah. “Kepedulian sosial bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membantu ketika ada yang membutuhkan, menjaga silaturahmi dan tidak menutup mata terhadap kesulitan orang lain. Dari hal-hal kecil itulah ukhuwah akan semakin kuat,” paparnya.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik dan mendapat perhatian dari para jemaah Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peringatan Maulid Nabi mampu menjadi pengingat untuk terus memperkuat ukhuwah serta menghadirkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
(WHA/azd)







