Jangan Biarkan Keteladanan Rasul Hanya Jadi Cerita, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Jemaah Hidupkan Akhlak Mulia

Banjarnegara (Humas) – Meneladani kehidupan Rasulullah bukan hanya tentang mengenal kisah dan perjuangan beliau, tetapi bagaimana akhlak mulia tersebut dapat hadir dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Ari Nurhidayah, saat melaksanakan penyuluhan di Majelis Taklim Fortuji RT 01 Desa Kasinoman, Rabu (2/9).

Kegiatan yang diikuti sekitar 30 jemaah tersebut mengangkat pembahasan tentang meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah. Para jemaah diajak melihat kembali bagaimana Rasulullah memberikan contoh dalam bersikap, berbicara, memperlakukan sesama, serta menghadapi berbagai persoalan dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan.

Ari Nurhidayah menyampaikan bahwa kehidupan Rasulullah memiliki banyak pelajaran yang tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Menurutnya, keteladanan Rasulullah tidak cukup hanya dikagumi, tetapi perlu diwujudkan melalui perilaku nyata dalam keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Ketika kita mempelajari kehidupan Rasulullah, yang paling penting bukan hanya mengetahui ceritanya, tetapi berusaha mengambil teladan dari akhlak beliau. Mulai dari kejujuran, kesabaran, kepedulian kepada sesama, hingga cara beliau memperlakukan orang lain dengan penuh kasih sayang,” ungkapnya.

Di tengah kehidupan yang semakin dinamis, jemaah juga diajak untuk menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pegangan dalam membangun hubungan yang baik dengan keluarga dan masyarakat. Sikap saling menghormati, menjaga ucapan, membantu sesama, dan tidak mudah menyakiti orang lain menjadi bagian dari keteladanan yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana.

Melalui penyuluhan tersebut, Ari berharap jemaah tidak berhenti pada pemahaman, tetapi mampu membawa nilai-nilai keteladanan Rasulullah ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, majelis taklim tidak hanya menjadi tempat menambah ilmu agama, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan akhlak dan kepedulian sosial. 

(wha/azd)