KUA Purwanegara Tebarkan Optimisme di Ruang Perawatan Lewat Bimbingan Rohani Islam

Banjarnegara (Humas) — Dalam rangka memberikan pendampingan spiritual kepada masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani Islam (BIMROHIS) di Puskesmas Purwanegara 1, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan BIMROHIS kali ini menyasar empat pasien yang sedang menjalani perawatan dengan kondisi sakit yang berbeda-beda. Dengan penuh kepedulian, penyuluh mendatangi pasien dari kamar ke kamar untuk memberikan motivasi, penguatan spiritual, serta mengingatkan pentingnya tetap menjalankan kewajiban agama meskipun sedang berada dalam kondisi sakit.

Penyuluh Agama Islam KUA Purwanegara, Wasis Winarso, menyampaikan bahwa sakit bukan menjadi alasan bagi seorang muslim untuk meninggalkan kewajiban ibadah, khususnya salat lima waktu. Menurutnya, Islam memberikan kemudahan dalam pelaksanaan ibadah bagi orang yang sedang mengalami keterbatasan fisik.

“Ketika sehat kita diwajibkan salat dengan sempurna sesuai kemampuan. Ketika sakit pun salat tetap menjadi kewajiban, tetapi Allah memberikan berbagai kemudahan sesuai kondisi kita,” tutur Wasis saat memberikan bimbingan kepada salah satu pasien.

Dalam kesempatan tersebut, Wasis juga memberikan penjelasan praktis mengenai tata cara bersuci bagi orang sakit, khususnya tayamum apabila penggunaan air untuk berwudu tidak memungkinkan atau justru dapat memperparah kondisi kesehatan. Pasien diberikan pemahaman mengenai urutan tayamum secara sederhana agar dapat tetap bersuci dan melaksanakan salat sesuai dengan kemampuan dan ketentuan syariat.

Bimbingan tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga kepada keluarga yang mendampingi selama proses perawatan. Penyuluh mengingatkan para keluarga untuk tetap menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, menjaga pola makan, serta memberikan dukungan dan semangat kepada anggota keluarga yang sedang sakit.

“Menjaga kesehatan juga merupakan bagian dari ikhtiar. Keluarga yang sehat akan lebih mampu memberikan pendampingan dan dukungan kepada pasien,” pesan Wasis kepada para keluarga pasien.

Suasana BIMROHIS berlangsung dengan penuh keakraban. Penyuluh berusaha menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan bahasa yang ringan dan menyesuaikan kondisi masing-masing pasien. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat memberikan ketenangan batin sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa sakit merupakan bagian dari ujian kehidupan yang dapat dihadapi dengan sabar, ikhtiar, doa, dan tawakal kepada Allah SWT.

Di penghujung kegiatan, Penyuluh Agama Islam KUA Purwanegara memimpin doa bersama untuk kesembuhan para pasien. Doa dipanjatkan dengan penuh harapan agar Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, kesabaran, serta kesehatan kepada seluruh pasien dan keluarga yang mendampingi.

Melalui kegiatan BIMROHIS ini, KUA Kecamatan Purwanegara terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan pelayanan keagamaan, tetapi juga memberikan pendampingan rohani kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi KUA Purwanegara, memberikan penguatan spiritual kepada pasien merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan dan kepedulian Penyuluh Agama Islam kepada umat. 

(rp/azd)