Perkuat Mental dan Spiritual KPM PKH, Penyuluh Agama KUA Pagentan Sentuh Hati Warga Desa Aribaya

Banjarnegara (Humas) – Komitmen untuk membangun kesejahteraan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui bantuan materil, tetapi juga sentuhan spiritual. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan menggelar kegiatan penyuluhan agama yang ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara. Acara tersebut dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri puluhan warga yang antusias menyimak materi keagamaan sebagai bekal kehidupan bermasyarakat dan berkeluarga.

Hadir sebagai pembicara utama, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, Alfiana Nurhidayah,  menyampaikan pentingnya menjaga ketahanan keluarga melalui pendekatan agama. Dalam pemaparannya yang menyejukkan, ia menekankan bahwa rasa syukur dan pemahaman agama yang baik merupakan fondasi utama dalam menciptakan keluarga yang harmonis, tangguh, dan penuh berkah di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Bantuan sosial yang diterima Bapak dan Ibu sekalian adalah bentuk ikhtiar lahiriah dari pemerintah untuk membantu kesejahteraan keluarga. Namun, ikhtiar batiniah melalui rasa syukur, sabar, dan peningkatan kualitas ibadah adalah kunci utama agar rezeki tersebut membawa keberkahan. Ketika kita mampu mengelola rezeki yang ada dengan rasa syukur dan memperkuat ketakwaan, maka kedamaian dalam rumah tangga akan tercipta dengan sendirinya,” ujar Alfiana Nurhidayah di hadapan para peserta.

Penyuluhan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dapat terlaksana berkat kolaborasi erat dengan pendamping sosial PKH Desa Aribaya, Noviatun Salamah. Kehadirannya memastikan seluruh proses pendampingan berjalan bersinergi, menghubungkan aspek kesejahteraan sosial dengan pemantapan nilai-nilai spiritual warga. Noviatun mengapresiasi tinggi inisiatif KUA Pagentan yang dinilai memberikan motivasi moral yang sangat dibutuhkan oleh warga dampingannya.

“Kami sangat bersyukur atas kolaborasi bersama KUA Pagentan ini. Pendampingan PKH tidak boleh hanya berfokus pada pencairan bantuan finansial semata, tetapi juga pembenahan mental, pola pikir, dan karakter. Kehadiran Ibu Alfiana memberikan pencerahan spiritual yang luar biasa bagi KPM PKH di Desa Aribaya, sehingga mereka makin optimistis dan mandiri dalam menjalani kehidupan,” ungkap Noviatun Salamah di sela-sela kegiatan.

Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan para KPM PKH Desa Aribaya tidak hanya terlayani secara administratif dan ekonomi, tetapi juga semakin mantap secara mental dan spiritual dalam membina keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga.

(an/azd)