Jangan Biarkan Belajar Terasa Membosankan, Penyuluh KUA Kalibening Ajak Santri Belajar Sambil Bermain di Alam

Banjarnegara (Humas) – Suasana belajar yang menyenangkan dapat menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan semangat anak dalam mendalami ilmu agama. Hal itu dilakukan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Sarwono, saat memberikan penyuluhan kepada para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Amanah Kalibening dalam kegiatan outbound di Wisata Kalianget Kalibening, Minggu(6/9/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dengan suasana berbeda dari pembelajaran TPQ pada umumnya. Para santri diajak mengikuti berbagai permainan dan perlombaan yang tetap berkaitan dengan materi pembelajaran yang telah mereka dapatkan di TPQ. Cara ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan motivasi belajar sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Sejumlah perlombaan disiapkan untuk mengasah kemampuan dan keberanian para santri. Di antaranya lomba hafalan hadis, hafalan Juz Amma, hafalan doa-doa, serta praktik wudhu. Selain menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan, perlombaan tersebut juga menjadi sarana bagi santri untuk mengingat kembali materi keagamaan yang telah dipelajari.

Sarwono menjelaskan bahwa kegiatan belajar agama tidak harus selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Menurutnya, suasana yang lebih santai dan menyenangkan dapat membantu anak-anak mengikuti kegiatan dengan lebih antusias.

“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka dapat belajar, bermain, sekaligus menguji kembali hafalan dan praktik ibadah yang sudah dipelajari,” ungkap Sarwono.

Antusiasme para santri terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan gembira. Kegiatan outbound tersebut pun berjalan dengan baik, sekaligus menjadi momentum untuk membangun kebersamaan antarsantri.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat belajar para santri semakin tumbuh. Belajar agama tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan membekas dalam perjalanan tumbuh kembang mereka. 

(WHA/azd)