Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan secara resmi menuntaskan seluruh rangkaian pembacaan serta khataman Kitab Dala’il Al-Khayrat pada Senin (7/9/2026). Penutupan pembacaan kitab pada hari terakhir tersebut menjadi muara sekaligus puncak dari agenda spiritual bertajuk Gema Selawat Kebangsaan yang telah digulirkan secara intensif selama sepekan penuh.
Agenda pamungkas yang berlangsung penuh kekhusyukan di Ruang Kepala KUA Pagentan ini dihadiri oleh jajaran pegawai, para Penyuluh Agama Islam, serta dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Pagentan, Sidik Pramono.
Dalam amanatnya, Sidik Pramono menegaskan bahwa melantunkan kitab selawat karangan ulama besar Syekh Muhammad bin Sulaiman Al-Jazuli ini bukan sebatas pemenuhan ritual keagamaan rutin. Lebih dari itu, amalan tersebut merupakan bentuk ikhtiar batiniah serta kepedulian spiritual para ASN KUA untuk mengetuk pintu langit demi keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Khataman pada hari terakhir ini menjadi pungkasan dari seluruh ikhtiar spiritual kita dalam program Gema Selawat Kebangsaan. Lewat untaian selawat yang kita gaungkan bersama, kita mengetuk rahmat Allah SWT agar keberkahan senantiasa melingkupi bangsa Indonesia, terkhusus bagi seluruh warga masyarakat di wilayah Kecamatan Pagentan,” tuturnya saat memberikan arahan.
Prosesi penutupan diawali dengan mengaji juz terakhir Kitab Dala’il Al-Khayrat secara beramai-ramai, yang kemudian disambung dengan prosesi ijtima’ serta pembacaan doa khataman yang dipimpin langsung oleh Sidik Pramono. Suasana haru, syahdu, dan penuh ketenangan mengapung di udara tatkala doa kebangsaan dilangitkan bersama demi menjaga persatuan, kedamaian, dan keutuhan bumi pertiwi.
Melalui momentum religius ini, KUA Pagentan berkomitmen untuk terus merawat harmoni, menguatkan sinergi antara nilai-nilai ajaran agama dan semangat nasionalisme, serta mengokohkan peran penyuluh agama dalam membangun mentalitas spiritual masyarakat Pagentan yang agamis sekaligus cinta tanah air.
(msa/azd)







