Banjarnegara (Humas) – Komunikasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Karena itu, pasangan calon pengantin perlu memahami cara berkomunikasi secara efektif agar perbedaan pendapat tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan. Hal tersebut disampaikan Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Teguh Arifudin, saat melaksanakan pemeriksaan berkas calon pengantin sekaligus memberikan bimbingan perkawinan, Rabu (9/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Teguh menyampaikan materi tentang menjaga komunikasi efektif dalam rumah tangga. Ia menekankan pentingnya pasangan menghindari kata-kata kasar, penghinaan, serta kebiasaan membandingkan pasangan dengan orang lain ketika menghadapi persoalan.
Menurut Teguh, komunikasi yang baik bukan hanya tentang menyampaikan apa yang dirasakan, tetapi juga bagaimana menyampaikannya dengan cara yang tetap menghargai pasangan. Kata-kata yang diucapkan ketika emosi dapat meninggalkan luka dan berpotensi memperbesar persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan komunikasi yang lebih tenang.
“Ketika ada perbedaan atau masalah, sampaikan dengan bahasa yang baik. Hindari kata-kata kasar, menghina, apalagi membandingkan pasangan dengan orang lain, karena hal tersebut justru dapat melukai perasaan dan memperkeruh keadaan,” ungkap Teguh.
Ia mengingatkan calon pengantin agar membiasakan diri untuk saling mendengarkan. Dalam kehidupan rumah tangga, setiap pasangan memiliki perasaan, pemikiran, dan kebutuhan yang perlu dihargai. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghormati, persoalan diharapkan dapat diselesaikan tanpa harus saling menyalahkan.
Bimbingan perkawinan tersebut menjadi bagian dari persiapan calon pengantin dalam membangun keluarga sakinah. Tidak hanya kesiapan administratif, calon pengantin juga perlu memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam menjalani kehidupan setelah pernikahan.
Melalui bimbingan ini, KUA Kalibening terus mendorong calon pengantin agar membangun rumah tangga dengan komunikasi yang sehat, saling menghargai, dan menjaga ucapan, sehingga cinta dan keharmonisan dapat terus tumbuh dalam keluarga.
(wha/azd)







