Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja Berikan Edukasi Keagamaan kepada Ibu-Ibu Posyandu Balita

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja, Hendriyanto, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan kepada ibu-ibu yang mengikuti kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita di Desa Mandiraja Kulon, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu balita yang diikuti oleh para ibu dan anak-anak balita di Desa Mandiraja Kulon. Kehadiran Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan kemasyarakatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya KUA Kecamatan Mandiraja untuk mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi yang relevan dengan kehidupan keluarga.

Dalam penyuluhannya, Hendriyanto menyampaikan materi mengenai pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam membentuk karakter dan memberikan pendidikan agama kepada anak sejak usia dini. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi seorang anak sehingga keteladanan orang tua sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang serta pembentukan akhlak anak.

Hendriyanto juga mengajak para ibu untuk membiasakan anak-anak dengan nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengenalkan doa, mengajarkan sopan santun, membiasakan berkata baik, serta memberikan contoh perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam.

“Pendidikan agama bagi anak tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan yang formal. Orang tua dapat mengenalkan nilai-nilai agama melalui keteladanan dan kebiasaan sederhana di rumah. Apa yang dilihat dan dilakukan orang tua akan menjadi contoh yang mudah ditiru oleh anak,” ujar Hendriyanto.

Selain memberikan materi keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam untuk berdialog dengan para ibu mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan keluarga. Penyuluhan dilakukan secara komunikatif sehingga peserta dapat menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman yang mereka hadapi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Hendriyanto menambahkan bahwa kegiatan Posyandu memiliki manfaat yang luas karena tidak hanya berkaitan dengan pemantauan kesehatan balita, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat edukasi keluarga. Sinergi antara aspek kesehatan, pengasuhan, dan pendidikan agama dinilai penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Anak yang sehat secara fisik perlu dibarengi dengan pembinaan mental dan spiritual. Karena itu, mari bersama-sama membangun keluarga yang menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, akhlak, dan nilai-nilai agama,” tambahnya.

Para ibu peserta Posyandu mengikuti kegiatan penyuluhan dengan antusias. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan agama dan keteladanan dalam keluarga.

Melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di tengah masyarakat, KUA Kecamatan Mandiraja terus berupaya hadir memberikan pembinaan keagamaan secara langsung serta memperkuat peran keluarga dalam membentuk generasi yang sehat, berakhlak, dan memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat. 

(m/azd)