Bersaing dengan Ribuan Peserta, Azka MIFABARA Ukir Prestasi di 128 Besar Sirkuit Nasional

Banjarnegara – Semangat dan kerja keras kembali mengantarkan murid MIFABARA tampil di panggung kompetisi olahraga tingkat nasional. Azka, salah satu atlet muda MIFABARA cabang olahraga bulu tangkis, berhasil  menembus 128 besar dalam ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulu Tangkis yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada 8–13 September 2026.

Ajang bergengsi yang disponsori oleh Djarum tersebut mempertemukan ribuan peserta dan talenta muda bulu tangkis dari berbagai daerah. Di tengah ketatnya persaingan, Azka mampu menunjukkan keberanian, mental bertanding, dan kemampuan terbaiknya hingga berhasil melaju ke jajaran 128 besar.

Capaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Azka. Berkompetisi dalam ajang berskala nasional memberikan kesempatan baginya untuk mengukur kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus belajar menghadapi lawan-lawan dengan kemampuan yang beragam.

Bagi MIFABARA, pencapaian Azka bukan hanya tentang seberapa jauh ia melangkah dalam pertandingan. Lebih dari itu, keikutsertaannya dalam Sirnas menjadi bukti keberanian seorang pelajar untuk keluar dari zona nyaman dan berani menguji kemampuan di tengah persaingan yang jauh lebih luas.

Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan capaian Azka. Menurutnya, berhasil menembus 128 besar dari ribuan peserta merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkembang.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Azka. Bisa bersaing di tingkat nasional dan masuk 128 besar dari ribuan peserta merupakan pengalaman yang luar biasa. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi Azka untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.

Perjalanan Azka di Sirnas Kudus juga menjadi inspirasi bagi murid MIFABARA lainnya. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa usia pelajar bukan menjadi batas untuk berani bermimpi besar. Dengan latihan yang tekun, kedisiplinan, dukungan orang tua, guru, serta keberanian untuk berkompetisi, setiap potensi dapat terus dikembangkan.

Semangat Azka di arena Sirnas menjadi bagian dari perjalanan madrasah dalam membentuk generasi yang berprestasi, bermental tangguh, sportif, dan pantang menyerah.

Dari ribuan peserta yang berlaga di Kudus, Azka berhasil membawa nama MIFABARA melangkah hingga 128 besar Sirkuit Nasional Bulu Tangkis. Sebuah capaian yang bukan menjadi akhir, melainkan pijakan untuk terus berlatih dan menatap prestasi berikutnya.(nas)