Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Nurul Hidayah Desa Gumingsir pada Selasa (8/9/2026). Berlokasi di salah satu ruang kelas DA Cokroaminoto (DAC) Gumingsir, kegiatan ini dihadiri sebanyak 46 orang jamaah yang terdiri dari siswa serta para wali siswa Darul Athfal Cokroaminoto Gumingsir.
Acara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema “Meneladani Kisah Sang Rasul dalam Membentuk Karakter Anak Saleh”. Melalui bimbingan ini, para peserta diajak untuk menggali kembali rekam jejak kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai pijakan utama dalam menerapkan pola pengasuhan anak di era modern.
Dalam pencerahannya, M. Syaiful Abidin menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan utama di lingkungan keluarga sebelum menuntut anak menjadi pribadi yang saleh.
“Anak adalah peniru yang sangat ulung. Jika kita mendambakan generasi yang saleh dan berakhlakul karimah, maka kita sebagai orang tua harus terlebih dahulu meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran, kelembutan, dan kejujuran beliau adalah kunci utama dalam mendidik karakter anak sejak dini,” ujar Syaiful di hadapan para jamaah.
Sementara itu, Ketua MT Nurul Hidayah sekaligus Kepala DA Cokroaminoto Gumingsir, Aji Nurwibowo, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi dan kehadiran penyuluh agama dari KUA Pagentan. Menurutnya, kolaborasi ini membawa dampak yang sangat positif bagi penguatan pendidikan moral di lingkungan sekolah dan rumah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas materi yang disampaikan oleh Bapak Penyuluh. Kegiatan ini memberikan pencerahan bagi para wali murid agar pendidikan karakter tidak hanya dibebankan kepada pihak sekolah, tetapi juga dilanjutkan secara konsisten di rumah masing-masing,” tutur Aji.
Melalui bimbingan keagamaan ini, diharapkan sinergi antara KUA Pagentan, pihak sekolah, dan para wali murid dapat terus terjalin erat demi mewujudkan generasi muda yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.
(msa/azd)







