Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibening, Sarwono, mendampingi para siswa SMA Muhammadiyah Hamkah Kalibening dalam kegiatan bimbingan salat duha dan zikir pagi, Senin (14/9). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kebiasaan ibadah sekaligus membangun karakter religius di kalangan pelajar.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat duha yang diikuti para siswa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan zikir pagi sebagai sarana mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah sebelum siswa memulai aktivitas belajar di sekolah.
Di hadapan para siswa, Sarwono menyampaikan bahwa membiasakan ibadah sejak pagi dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kedisiplinan sekaligus ketenangan dalam menjalani aktivitas. Salat duha dan zikir tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga dapat menjadi pengingat agar setiap kegiatan yang dilakukan memiliki nilai kebaikan.
“Jangan sampai kesibukan belajar membuat kita lupa menyediakan waktu untuk mendekat kepada Allah. Membiasakan salat duha dan zikir sejak sekarang adalah bagian dari latihan agar kita memiliki hati yang tenang dan kebiasaan hidup yang baik,” ungkap Sarwono.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian. Bimbingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk memahami bahwa kehidupan seorang pelajar tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan sikap, kedisiplinan, dan akhlak.
Sarwono berharap kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi para siswa. Sholat duha dan zikir pagi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan bersama di sekolah, tetapi dapat terus dilaksanakan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kalibening terus berupaya hadir di tengah generasi muda dengan memberikan pendampingan keagamaan yang dekat dengan kebutuhan mereka.
(wha/azd)







