Banjarnegara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) tingkat Kecamatan. Kali ini, prestasi datang dari cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang berhasil dikuasai oleh dua siswa MIFABARA.(19/9)
Adalah Agasya Anugrah Ilmiya yang berhasil meraih Juara 1, disusul Dzik An Fuad Zada Alkhabbibi sebagai Juara 2. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah sekaligus bukti bahwa potensi peserta didik MIFABARA terus berkembang, baik dalam bidang akademik, olahraga, maupun seni keagamaan.
Dalam perlombaan MTQ, peserta dituntut mampu menampilkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, mulai dari ketepatan tajwid, kefasihan, irama, hingga penghayatan terhadap ayat yang dilantunkan. Agasya dan Dzik mampu menunjukkan penampilan terbaik sehingga berhasil menempati dua posisi teratas.
Pelatih MTQ MIFABARA, Afid, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih kedua anak didiknya. Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari proses latihan dan kemauan siswa untuk terus memperbaiki kemampuan.
“Alhamdulillah, hasil ini sangat kami syukuri. Agasya dan Dzik sudah berlatih dengan sungguh-sungguh dan terus berusaha memperbaiki bacaan, tajwid, suara, serta irama. Semoga kemenangan ini tidak membuat mereka cepat puas, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” tutur Afid.
Ia juga berharap kedua siswa dapat memanfaatkan pengalaman di PORSENI Kecamatan sebagai bekal menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Semoga di tingkat selanjutnya mereka semakin percaya diri, lebih siap, dan mampu memberikan penampilan terbaik. Yang paling penting, semoga kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an terus tumbuh, bukan hanya untuk perlombaan, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, turut menyampaikan apresiasi atas capaian kedua peserta didiknya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi Agasya dan Dzik. Juara satu dan dua dalam cabang MTQ menjadi kebanggaan bagi madrasah. Semoga prestasi ini semakin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan memotivasi mereka untuk terus belajar serta berlatih,” ungkapnya.
Prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi keluarga besar MIFABARA untuk terus memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan bakat dan minatnya. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, madrasah berharap semakin banyak lahir generasi yang berprestasi, berakhlakul mulia, dan mencintai Al-Qur’an.(nas)







