Luar Biasa! Siswa Madtsansa Persembahkan 92 Medali Dalam Ramadan Science Championship

Banjarnegara_Alhamdulillah. Ucapan syukur adalah satu kata yang pantas diucapkan untuk capaian siswa-siswa MTS Negeri 1 Banjarnegara di ajang Ramadan Science Championship. Tentu tidak berlebihan karena 92 siswa Madtsansa berhasil meraih medali dalam mata pelajaran IPS di ajang kompetisi online tingkat Nasional ini. Sungguh sebuah perjuangan yang layak diapresiasi oleh seluruh keluarga besar Madtsansa.

Di pertengahan lsemester genap ini, seluruh siswa Madtsansa terus mengencangkan ikat pinggang untuk berjuang meraih prestasi. Kecintaan kepada madrasah tentu menjadi api yang akan terus menyalakan semangat berjuang anak-anak dan juga pembimbing.

Dilaksanakan di akhir pekan lalu, ajang milik Event Cerdas Nusantara  ini diikuti oleh siswa-siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara secara mandiri dari rumah mereka masing-masing di bawah pantauan guru pembimbing prestasi dan usaha ini memberikan hasil gemilang. 92 medali berhasil diraih siswa Madtsansa dengan rincian 31 medali emas, 34 medali perak, 22 medali perunggu dan 5 contender.

Eko Widodo, kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam keterangannya kepada tim warta mandtsansa menjelaskan keharuan dan kebanggaannya kepada seluruh siswa dan pembimbing pejuang prestasi.

“Luar biasa, Hebat! teruslah berprestasi anak-anakku. Yakinlah bahwa perjuangan kalian ini kelak di kemudian hari pasti akan memberimu manfaat. Membanggakan madrasah adalah ibadah, Bismillah semoga setiap langkah akan menjadi berkah, ” ungkap Eko penuh antusias.

Sementara menurut guru pembimbing mata pelajaran IPS-Asih Wijayanti, bahwa capaian ini merupakan buah dari ketekunan anak-anak peserta kompetisi dan tentunya semangat yang langsung digebrakkan bagi siswa-siswa kelas VII baru.

“Alhamdulillah, anak-anak mendapatkan buah dari semangat dan kerja keras mereka. Ketekunan mereka mengikuti berbagai kompetisi memang tidak serta merta memberikan hasil yang memuaskan bagi anak-anak. Ada yang harus bersabar untuk bisa meraih medali yang mereka cita-citakan. Tapi apapun yang mereka persembahkan untuk madrasah, tentu tetaplah membuat kita bangga, apalagi siswa kelas yang baru bergabung dalam perjuangan meraih prestasi ini,” tutur Asih Wijayanti penuh haru.

Sementara menurut Zahira Asalyn Al Ahmadia salah satu siswa yang berhasil meraih medali emas di ajang ini mengaku sangat berbahagia dan bersyukur di tengah padatnya amaliyah Ramadan yang harus ia ikuti, ia tetap bisa mengikuti kompetisi.

“Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas. Ini semakin menambah semangat saya untuk lagi dan lagi berjuang meraih medali. Semoga Allah memberkahi,” ujar Zahira bersemangat. (Fy)