Bantuan Bencana Banjarnegara Fokus Pada Relokasi dan Sarpras

Sudah menjadi berita utama bencana alam tanah longsor yang terjadi di Banjarnegara yang menimpa penduduk di wilayah kecamatan Karangkobar. Dengan kondisi Banjarnegara yang berupa tanah berbukitan rawan sekali didera bencana khususnya jika terjadi hujan yang terus menerus dan kondisi tanah yang labil. Bencana telah menelan korban lebih dari 100 orang, mengetuk pintu sesama saudara se-Indonesia, salah satunya dari Kanwil Kementerian Agama Prov. Sumatera Barat.

Rabu, 28 Januari 2015 sesuai surat yang disampaikan Kemenag Prov. Sumbar, berkenan hadir Kepala Kanwil yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Bustari MM bersama pejabat eselon III (Kabid Pend. Madrasah dan kepala-kepala Kankemenag) dan pejabat eselon IV Kasubbag Pinmas. Sumatera Barat. Hadir mewakili Kakanwil Prov. Jawa Tengah Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil. H. Badrus Salam. S.Ag,MM.

Rombongan disambut oleh Kanwil Kemenag Prov. Jateng yang diwakili, Drs. H. Farhani, SH.MM, Kasubbag TU, Kepala seksi dan Penyelenggara, Ketua Posko Keagamaan dan anggota, serta perwakilan-karyawan-karyawati Kemenag Banjarnegara. 

Melalui sambutan pemberian bantuan, Drs. H. Bustari MM menyampaikan bahwa “di balik musibah pasti ada hikmah, namun bagaimana kita bisa mengambil hikmah tersebut untuk maju dan tidak terpuruk dalam masalah”disampaikan. Dan kesempatan bagi Kemenag Prov. Sumbar untuk bersilaturrohmi di ke Banjarnegara. Bantuan yang diberikan berupa santuan uang sebesar 98.537.700,- kepada Posko Keagamaan.

Dari pihak Posko Keagamaan melalui Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, dan semoga amal baik dan ibadah diterima di sisi Allah SWT dan mendapatkan balasan berlipat dari Allah SWT, dan diamini oleh semua yang hadir di aula. Farhani menceritakan sekilas awal mula bencana, bagaimana Posko Keagamaan terbentuk dengan melalui proses cepat sampai ke Pak Menteri Agama RI, serta peran sertanya dalam membantu korban bencana.

Cerita-cerita dan kekuatan para relawan dalam membantu korban baik yang meninggal, terkubur dan yang masih hidup amat luar biasa. “Dan inilah peran serta dari kementerian agama, yang bisa dikatakan mengurus masalah manusia sejak dia lahir sampai dia meninggal”, ditambahkan.

Bantuan yang telah terkumpul sebagian sudah disalurkan kepada korban, dan yang belum rencana akan ditasarufkan untuk membuat masjid yang sudah hancur terkubur karena bencana dan membangun pendidikan keagamaan dengan bentuk TPQ/ madrasah.
 “Adapun relokasi korban sudah mulai dilakukan sesuai instruksi dari Bupati dan Pemerintah yang ingin segera memulihkan kondisi kehidupan dan ekonomi di Banjarnegara pasca bencana”, disampaikan Farhani diakhir sambutan.

Sebagai bukti pemberian bantuan ditandatangani berita acara pemberian bantuan oleh Kabbag TU Prov. Sumbar dan Ketua Posko Keagamaan Drs. H. Sukarno, MM dilanjutkan pemberian bantuan secara simbolis. Seusai acara rombongan berkenan melihat kondisi bencana di karangkobar