Banjarnegara–Menjaga semangat berkompetisi siswa pada berbagai ajang kompetisi mapel online merupakan hal yang tidak mudah dilakukan. Terlebih di pekan pekan liburan seperti sekarang ini. Butuh sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak agar pembiasaan yang telah ditanamkan terus bertumbuh.
Salah satu upaya mempertahankan semangat dan capaian prestasi, seluruh guru dan pegawai MTs Negeri 1 Banjarnegara terus memotivasi siswa siswi Madtsansa untuk melanjutkan pembiasaan di rumah. Menginformasikan berbagai kompetisi yang ada melalui pesan di grup WhatsApp adalah mutlak dilakukan guna memotivasi.
Upaya tersebut memberikan hasil dengan berhasilnya 15 siswa Madtsansa meraih berbagai medali di ajang Olimpiade Online Nasional untuk mata pelajaran PPKn. Diumumkan oleh guru pembimbing pada Rabu (12/7) 15 medali yang diraih meliputi 3 medali emas, 2 medali perak, 7 medali perunggu dan 3 contender.
Siti Masruroh salah satu guru pembimbing mata pelajaran PPKn menyampaikan syukur dan kebanggannya atas capaian siswa siswi Madtsansa di ajang yang diselenggarakan oleh Event Cerdas Nusantara ini.
“Alhamdulillah, selamat anak anakku…luar biasa keren. Terima kasih telah terus bersemangat dalam mengikuti berbagai kompetisi mapel online. Semoga kalian akan menjadi anak yang sukses dan pantang menyerah dalam berjuang meraih cita-cita.” Tulis Siti Masruroh.
Yuniyati selaku wakil kepala urusan kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara menyampaikan apresiasinya.
“Masya Allah… pejuang prestasi Madtsansa baik siswa maupun guru pembimbingnya memang luar biasa. Liburan tidak menjadi kendala dalam upaya meningkatkan capaian prestasi siswa madrasah. Semoga Allah akan mencatatnya sebagai amal ibadah. “ tulis Yuniyati di grup keluarga besar Madtsansa.
Sementara menurut Eyza Aish Arsy yang selama liburan terus melakukan bimbingan KSM mengaku di ajang ini ia baru dapat mempersembahkan medali perak.
“Kali ini saya mendapatkan medali perak. Alhamdulillah, nilai saya masuk predikat. Pekan pekan kemarin saya sangat fokus ke KSM. Hampir setiap hari berangkat untuk bimbingan. Jadi di ajang ini, tentu persiapan saya tidak maksimal. Semoga ke depan capaian medali saya akan lebih baik. Mohon doa restunya,” tulis Eyza yang merupakan siswa kelas IX C unggulan tahfiz Madtsansa. (Fy)

