Banjarnegara – Berdasarkan surat instruksi dari kantor wilayah Kementerian Agama provinsi Jawa Tengah melalui pesan elektronik WhatsApp, maka guru-guru mata pelajaran matematika, bahwa Arab dan bahasa Inggris MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan pembukaan Diseminasi dan Pelatihan Pembelajaran Digital bersama Alef Education.
Kegiatan diseminasi oleh Alef Education sendiri telah dilakukan sejak akhir tahun 2020 dalam rangka memitigasi learning loss siswa madrasah akibat covid-19. Alef Education menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia yang memberikan akses platform pembelajaran digital kepada madrasah-madrasah dan terus berlangsung hingga tahun 2023 ini.
Kegiatan pembukaan Diseminasi dan Pelatihan Pembelajaran Digital dilaksanakan via zoom meeting pada Senin (11/9) dengan menghadirkan Juair, ketua tim kursis kanwil Kemenag provinsi Jawa Tengah yang dalam sambutan pembukaannya menyampaikan beberapa pesannya.
“Jawa Tengah sebagai provinsi yang telah seringkali menjadi juara umum dalam berbagai ajang kompetisi di tingkat nasional tentu tidak boleh lengah karena kompetisi madrasah se-Indonesia sudah sangat kompetitif, baik madrasah negeri maupun swasta. Untuk itu, kita terus mengupayakan berbagai langkah agar prestasi siswa siswi madrasah di Jawa Tengah akan terus terjaga. Salah satunya adalah kegiatan diseminasi dan pelatihan pembelajaran digital bersama Alef Education ini.” Ungkap Juair.
“Jadi, ayo…setiap madrasah harus berbenah. Ikutilah perkembangan teknologi yang mendukung pembelajaran, karena siswa-siswi madrasah saat ini adalah generasi yang sangat melek digital. Dengan pelatihan bersama Alef Education, maksimalkan pembelajaran berbasis digital,” sambungnya.
Linara yang turut dalam kegiatan Zoom meeting tersebut menyampaikan bahwa ia sudah dua tahun terakhir ini memanfaatkan platform Alef dalam pembelajaran matematika di kelasnya.
“Alhamdulillah sudah dua tahun ini saya intens memaksimalkan platform Alef dalam kegiatan belajar matematika baik di kelas maupun di rumah. Terlebih tahun ini saya mengajar di kelas digital, tentu platform Alef sangat membantu. Semoga ke depan Alef akan menyelenggarakan pelatihan lanjutan bagi guru atau madrasah yang sudah terbiasa menggunakan platform Alef ini,” ucapnya.
Sementara menurut Musfiatul Muniroh, salah satu guru bahasa Arab Madtsansa bahwa kegiatan pelatihan ini akan sangat membantunya dalam pemanfaatan seluruh fitur yang ada.
“Saya baru mulai semester ini menggunakan platform Alef, jadi masih harus banyak belajar agar semua fitur dapat dimaksimalkan. Alhamdulillah ada kegiatan diseminasi dan pelatihan pembelajaran digital ini. Dengan Alef, belajar bahasa Arab bagi pemula tentu sangat terbantu.” Terang Musfiatul Muniroh.
Sedangkan menurut Slamet Brotoseno, guru bahasa Inggris senior Madtsansa dirinya memang belum menggunakan platform Alef dalam pembelajaran di kelasnya.
“Saya memang belum memanfaatkan platform Alef dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas karena belum terlalu memahami bagaimana platform Alef bekerja. Itulah mengapa kali ini saya mengikuti kegiatan pelatihan ini tentu agar saya lebih paham, sehingga ke depan saya dapat memanfaatkan dan memaksimalkan seluruh fitur yang ada di Alef Education,” ungkap guru yang akrab disapa Seno ini kepada tim warta Madtsansa.
Kegiatan diseminasi dan pelatihan pembelajaran digital dipandu oleh Aisyah, coach success Alef Education wilayah Jawa Tengah hingga berakhir pada pukul 11.45 wib. (Lin)

